Find Us On Social Media :

Siap-siap Harga Pertamax Turun, Begini Penjelasan Bahlil Lahadalia

By Selasa, 21 Juli 2026 | 13:20
Pertamax dijual Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green dibanderol Rp17.000 per liter. (Pertamina)

MOTOR Plus-online.com - Pemenerintah mengatakan ada kemungkinan harga Pertamax dan Pertamax Green turun.

Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan soal penurunan harga BBM non subsidi.

Saat ini, Pertamax dan Pertamax Green yang masih mahal belum turun harga.

Pertamax dijual Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green dibanderol Rp17.000 per liter.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi bisa saja terjadk apabila tren harga minyak mentah dunia terus melemah.

BBM non subsidi milik Pertamina, antara lain Pertamax (RON 92), Pertamax Green (RON 95), Pertamax Turbo (RON 98), Dexlite, dan Pertamina Dex.

Bahlil mengatakan pemerintah tengah menghitung dampak pergerakan harga minyak dunia dan akan segera menggelar rapat bersama PT Pertamina (Persero) serta badan usaha penyedia BBM lainnya untuk membahas kemungkinan penyesuaian harga.

"Saya sudah menghitung dan saya akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun beberapa badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan," kata Bahlil dikutip dari Antara pada Senin (21/7/2026).

Baca Juga: Harley-Davidson Versi Murah, Harga Benelli Motobi 200 WS/EFI 2026 Cuma Segini

Menurutnya, pemerintah tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan karena harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) maupun harga minyak dunia masih berfluktuasi.

Bahlil menegaskan kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi harus mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlangsungan usaha pelaku industri migas.

"Jadi dalam kondisi seperti ini kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna, khususnya yang nonsubsidi. Ini kan totalnya 20 persen, ini saudara-saudara kita yang mampu. Tapi juga kita tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan," jelas Bahlil.

Di sisi lain, Bahlil menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026.

Ia memastikan kebijakan subsidi energi tetap dijaga agar tidak membebani masyarakat yang berhak menerima manfaatnya.

Berikut daftar harga BBM Pertamina 21 Juli 2026:

BBM Subsidi:

Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter

BioSolar / Solar Subsidi: Rp6.800 per liter

BBM Nonsubsidi:

Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter

Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.300 per liter

Dexlite: Rp19.700 per liter

Pertamina Dex: Rp21.150 per liter