Find Us On Social Media :

Kolaborasi SUNRA dan GOECO, Dukung Percepatan Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia

By Jumat, 24 Juli 2026 | 15:44
SUNRA, produsen motor listrik asal Tiongkok, resmi menjalin kemitraan strategis dengan GOECO, penyedia solusi mobilitas listrik dan infrastruktur Battery Swapping di bawah naungan REG. (MOTOR Plus/ A. Ridho)

MOTOR Plus-online.com - SUNRA, produsen motor listrik asal Tiongkok, resmi menjalin kemitraan strategis dengan GOECO, penyedia solusi mobilitas listrik dan infrastruktur Battery Swapping di bawah naungan REG.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan ekosistem mobilitas listrik yang terintegrasi melalui platform Rental-to-Ownership dan Battery Swapping untuk mendukung jutaan pengemudi ride-hailing dan layanan pengantaran di Indonesia.

Kemitraan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan kendaraan listrik, tetapi juga membangun sebuah platform mobilitas yang mengintegrasikan kendaraan listrik pintar, infrastruktur Battery Swapping, sistem manajemen kendaraan berbasis Internet of Things (IoT), serta layanan energi yang terstandarisasi dalam satu ekosistem.

Melalui kerja sama ini, motor listrik SUNRA akan menggunakan sistem baterai swap standar milik GOECO dan terintegrasi dengan sistem Vehicle Control Unit (VCU) yang kompatibel dengan platform GOECO.

Integrasi tersebut memungkinkan berbagai fitur pintar, seperti penguncian kendaraan dari jarak jauh, pelacakan GPS, pemantauan kondisi kendaraan, hingga pengelolaan armada secara digital.

GOECO menyediakan platform rental, aplikasi bagi pengemudi, layanan Battery Swapping, serta jaringan infrastruktur energi.

Sementara itu, SUNRA akan menyediakan armada kendaraan listrik, sedangkan GOECO akan berfokus pada pengembangan aset baterai dan infrastruktur Battery Swapping.

Kolaborasi ini menargetkan perluasan layanan bagi lebih dari 7 juta pengemudi ride-hailing dan layanan pengantaran di Indonesia, salah satu pasar kendaraan roda dua terbesar di dunia.

Baca Juga: Setelah Motor, SUNRA Indonesia Rilis Sepeda Listrik Starlite dan Poppy Harga Mulai Rp 3 Jutaan

“Indonesia merupakan pasar yang sangat strategis bagi pengembangan kendaraan listrik. Melalui kemitraan dengan GOECO, SUNRA ingin menghadirkan solusi mobilitas yang lebih mudah diakses, efisien, dan berkelanjutan. Kami percaya integrasi kendaraan listrik dengan sistem battery swapping dan layanan rental-to-ownership akan mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi.” papar Wu Jianhua, General Manager SUNRA.

Sementara itu, SUNRA akan menyediakan armada kendaraan listrik, sedangkan GOECO akan berfokus pada pengembangan aset baterai dan infrastruktur Battery Swapping. (MOTOR Plus/ A. Ridho)

Sementara itu, Wang Darong, Penanggung Jawab Proyek Battery Swapping GOECO, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun fondasi ekosistem energi dan mobilitas listrik di Indonesia.

“Kolaborasi ini merupakan implementasi visi GOECO untuk membangun infrastruktur mobilitas listrik yang terintegrasi. Dengan menggabungkan teknologi battery swapping, platform digital, serta model rental-to-ownership, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus membuka akses kendaraan listrik yang lebih luas bagi jutaan pengemudi di Indonesia.” lanjut Sylvia, Chief Operating Officer (COO) GOECO.

Berbeda dengan pendekatan konvensional yang berorientasi pada penjualan kendaraan, SUNRA dan GOECO menghadirkan model bisnis berbasis platform yang menggabungkan kendaraan listrik, layanan Battery Swapping, sistem rental-to-ownership, hingga teknologi kendaraan pintar dalam satu ekosistem.

Platform ini dirancang untuk membantu pengemudi mengurangi biaya operasional, meningkatkan produktivitas, serta mempermudah akses terhadap kendaraan listrik tanpa harus menanggung biaya investasi awal yang tinggi.

Kolaborasi ini menargetkan perluasan layanan bagi lebih dari 7 juta pengemudi ride-hailing dan layanan pengantaran di Indonesia, salah satu pasar kendaraan roda dua terbesar di dunia. (MOTOR Plus/ A. Ridho)

Selain itu, model ini juga membuka peluang bagi produsen kendaraan listrik lainnya untuk memanfaatkan infrastruktur yang telah tersedia tanpa perlu membangun sistem baterai, jaringan battery swapping, maupun layanan pendukung secara mandiri.

Dengan lebih dari 130 juta sepeda motor yang beroperasi dan sekitar 7 juta pengemudi ride-hailing aktif, Indonesia menjadi salah satu pasar paling potensial bagi pengembangan kendaraan listrik roda dua.

Melalui model Rental-to-Ownership yang dipadukan dengan layanan Battery Swapping, SUNRA dan GOECO berupaya menjawab berbagai tantangan utama dalam adopsi kendaraan listrik, mulai dari tingginya biaya awal pembelian kendaraan, keterbatasan pengisian daya, waktu henti operasional akibat proses pengisian baterai, hingga efisiensi pengelolaan baterai.

Ke depan, kedua perusahaan berencana memperluas kolaborasi dengan produsen kendaraan listrik, institusi pembiayaan, mitra infrastruktur, serta operator armada guna mempercepat transformasi mobilitas listrik di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.