"Karena pihak kepolisian ini kan menurut saya adalah tanggung jawab dan itu memang sudah tugasnya. Wajib melakukan penegakan hukum terhadap seperti begal," tuturnya.
Ia mengatakan, aksi begal sudah menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, masyarakat diminta kembali menghidupkan kegiatan siskamling di lingkungan masing-masing.
"Begal menjadi atensi bersama ya, menjadi konsentrasi bersama seluruh warga agar meningkatkan Siskamling ya. Tadi Bapak Gubernur menyampaikan berarti semua yang sedang tidak bekerja, langsung Siskamling," kata Pipit.
Menurut dia, jika ada warga yang berhasil menangkap pelaku begal, pelaku tersebut harus segera diserahkan kepada polisi.
Baca Juga: Pemotor Resah Ban Motor Botak Kena Tilang Rp250 Ribu, Ini Faktanya
Setelah itu, polisi akan melaporkan kepada gubernur sebagai dasar pemberian hadiah.
Meski begitu, Pipit mengingatkan masyarakat agar tidak menghakimi pelaku yang berhasil diamankan.
"Tentu saja kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. Namun, pembelaan diri juga penting ya, pembelaan diri apabila melawan," ucap dia. Terkait perlengkapan untuk petugas siskamling, Pipit mengatakan, setiap daerah memiliki tingkat kerawanan yang berbeda.
Dengan demikian, kebutuhan di setiap wilayah sebaiknya dibahas bersama kepala desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
"Ya sesuai tingkat ancamannya. Kalau ancamannya di situ tidak terlalu berat, mungkin yang penting adalah ada nomor telepon aparat yang terdekat di situ ya," ucap Pipit.