MOTOR Plus-online.com - Aksi pembegalan ramai terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bahkan sampai menggelar sayembara penangkapan pelaku begal.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) sapaan akrabnya bahkan menyediakan uang hadiah sebesar Rp5 juta hingga Rp50 juta.
Sayembara digelar untuk menekan tindak kriminalitas jalanan yang meresahkan warga.
Karena begal bukan hanya di Jawa Barat, pemotor di Jakarta dan sekitarnya juga harus waspada.
Ada trik menghadapi kepungan para pelaku begal langsung dari pakar safety riding.
Joel Deksa Mastana, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sekaligus Direktur Mobilitas Sepeda Motor IMI Pusat memberikan saran untuk pemotor.
Bagaimana cara terhindar jadi korban begal motor yang semakin nekat.
Baca Juga: Buruan ke Samsat, Pemutihan Pajak Kendaraan Berakhir Agustus 2026 di Provinsi Ini
"Intinya hindari pulang larut malam, jangan lewat jalan yang sepi. Karena begal biasanya mengincar pemotor yang berjalan sendirian," buka Joel Deksa Mastana kepada MOTOR Plus-online, beberapa waktu lalu.
Joel menambahkan, pemotor harus tetap waspada dengan kondisi jalan.
Karena memang begal motor itu datang secara tiba-tiba dan bergerombol dengan membawa senjata tajam.
"Jangan teriak, usahakan tetap memacu motor kalau memang tahu tengah diincar begal motor. Cari tempat yang ramai dan berhenti sejenak. Hal ini agar begal motor takut dan pergi. Saat kondisi sudah mulai aman baru lanjutkan perjalanan," tambahnya.