MOTOR Plus-online.com - Pengguna sepeda melonjak 1.000 persen, Pemprov DKI Jakarta akan lakukan ini.
Saat ini bukan hanya di tengah kota, tapi di perkampungan juga sudah banyak pengguna sepeda.
Dari anak-anak sampai orang tua, sekarang tengah gandrung bersepeda.
Namun demikian, bersepeda harus tetap menggunakan perlengkapan keselamatan dan mematuhi rambu lalu lintas.
Baca Juga: Gak Usah Nyewa Motor Di Jakarta, Sekarang Ada Layanan Bike Sharing Di 9 Titik Parkir Sepeda Gowes
Baca Juga: Street Manners: Bikers Harus Paham Beberapa Jalur Sepeda Menurut Ahli Transportasi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI berencana menambah dan memperlebar jalur khusus sepeda.
Sebab, tren penggunaan sepeda pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi meningkat hingga 1.000 persen.
Pemprov DKI juga memiliki program untuk menjadikan sepeda sebagai alat transportasi.
"Dishub DKI sudah mengatur, tidak hanya penambahan panjang, tapi juga lebarnya (jalur sepeda). Prinsipya kami memberi tempat terbaik lah bagi pejalan kaki dan pengguna sepeda," kata Riza kepada wartawan, Minggu (19/7/2020).
Baca Juga: Lagi Rame Soal Sepeda, Benarkah Angkut Sepeda Pakai Motor Bisa Bikin Cilaka?
Pria yang akrab disapa Ariza mengimbau pesepeda lebih waspada saat beraktivitas di malam hari.
Tak hanya itu, dia juga berharap warga mau beralih menggunakan sepeda untuk beraktivitas.