Kawinkan Radiator Dan Oil Cooler Di Yamaha R 25

Motorplus - Selasa, 25 Agustus 2015 | 06:28 WIB

Ada yang menarik melihat bagian mesin Yamaha YZF-R25 beberapa tim balap yang tampil di Asia Road Racing Championship (ARRC) seri II di sirkuit Sentul beberapa waktu lalu. Jika dilihat bagian depan mesin, radiator yang digunakan tampak dibagi menjadi dua bagian. Bagian atas tampak lebih besar dan unit yang di bawahnya sedikit lebih kecil. Usut punya usut, ternyata itu modifikasi kawinkan radiator dan oil cooler di Yamaha R 25.

“Ini hasil pengembangan dari seri pertama di Sepang, Malaysia. Sekarang kita gunakan dua part sekaligus untuk mendinginkan mesin. Satu part di bagian atas berfungsi sebagai radiator. Satunya lagi dijadikan oil cooler. Hasilnya juga bagus,” beber M. Abidin, GM After Sales and Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Menjadi menarik, karena sebelumnya R25 balap cuma dipasangkan radiator yang berukuran besar. Namun, saat digunakan ternyata suhu mesin R25 balap masih dirasakan terlalu tinggi. Makanya diakali dengan dipasangkan oil cooler. Jadi, selain mesin, oli mesin yang panas juga ikut didinginkan. Dengan begitu, proses pendinginannya menjadi lebih optimal dengan kawinkan radiator dan oil cooler di Yamaha R 25.

“Pastinya bisa lebih baik dong. Kemarin panas yang diredam cuma pada sektor mesinnya saja. Setelah diselidiki, ternyata oli yang panas juga menghambat proses pendinginan mesin. Makanya radiator dibuat lebih kecil dan dipasangkan oil cooler. Ini menjadi jauh lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan satu radiator besar,” tambah Abidin saat berbincang dengan MOTOR Plus saat seri ARRC Sentul beberapa waktu lalu.

Menurut Aziz salah satu mekanik tim Yamaha Factory Racing Indonesia (YFRI) penurunan suhunya cukup lumayan. Dia sendiri sempat membandingkan hasil rekaman di data logger kawinkan radiator dan oil cooler di Yamaha R 25. “Saat masih menggunakan radiator besar suhu mesin yang tecatat berkisar 85-92° Celcius. Dengan sistem pendingan baru yang mengawinkan oil cooler dan radiator, suhunya tercatat 70-75 derajat celcius. Jauh lebih dingin,” tegasnya.

Nah, buat yang berniat membuat R25 balap bisa ditiru nih trik mendinginkan mesin R25-nya. Cara pemasangan oil cooler-nya juga gampang. Sama seperti memasang oil cooler variasi di motor-motor bebek. Yang pasti, mesin dingin bisa bikin motor lebih ngebut! (www.motorplus-online.com)

Penulis : Motorplus
Editor : Motorplus

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular