18 Cara Jeli Memilih Motor Bekas

Rabu, 26 Juli 2017 | 08:05 WIB

Pengen beli motor tapi fulus terbatas sob? usah khawatir, ada banyak gerai motor seken.

Walaupun seken, banyak motor seken dijual dengan kondisi yang muaknyus!

Asal kita pintar dan jeli dalam memilih motor seken, ente bakal dapetin tuh motor impian yang bebas ngerongrong.

Nah berikut ini MOTOR Plus kasih 18 tips jeli memilih motor bekas. Di simak ya bor..

(BACA JUGA : 6 Motor Bekas Favorit Jenis Matic dan Sport, Beserta Harganya)

1. Cek Harga Pasaran

Sebelum melakukan pencarian motor bekas yang akan dibeli, sebaiknya lakukan cek harga motor di pasaran terlebih dahulu.

Baik dari koran, majalah atau mungkin bisa juga dari menu pabrikan di situs online penjual motor.

2. Tentukan Tipe Motor

Tentukan dulu jenis motor yang mau ente beli. mau motor bebek, skubek, atau sport?

Tentukan juga tipe dan pabrikan pembuatnya, karena tiap merek punya keunggulan masing-masing.

3. Cari Tahu Spesifikasi Motor Incaran Anda

Sudah punya motor bekas incaran? Nah, kalau sudah, anda sekarang dapat mulai mencari spesifikasi lengkap dari motor yang anda incar. Carilah sedetil-detilnya.

CC, kemampuan motor, kelebihan, kekurangan, pokoknya semuanya. Motor ini boros atau irit, enak dikendarai atau tida dan sebagainya.

Di dunia maya sudah bertebaran berbagai review dari segala macam motor, mulai dari review positif hingga yang negatif.

4. Seusaikan Keuangan

Sesuaikan kemampuan finansial anda dengan harga jual dari motor bekas.

Jangan ambil motor yang di atas Rp 10 juta namun di dompet cuma ada Rp 6 juta.

Yang ada ente disumpahin nanti sama pedagangnya.

5. Jangan Sembarangan Pilih Showroom Motor Bekas

Setelah tahu apa yang ente cari dan berapa uang yang mau ente habiskan, telitilah tempat membeli motor bekas.

Cari penjual yang udah punya reputasi bagus.

Biasanya dealer motor bekas yang bonafid bisa ente percaya, karena mereka punya prosedur yang ketat saat membeli motor dari pengguna pertama.

Ente juga bisa berbisnis dengan orang yang udah biasa jual-beli motor bekas. Orang seperti ini biasanya hanya menjual 1-2 motor karena belum punya cukup modal buat buka dealer sendiri.

Namun ente perlu ekstra hati-hati jika menemukan penjual di situs jual-beli, Penjajakan mendalam wajib ente lakukan.

5. Periksa Kelengkapan Surat-Surat

Sebuah unit motor harus memiliki STNK dan BPKB. Pemilik pertama juga kadang akan menyertakan faktur pembelian. Cek juga kecocokan nomor rangka dan nomor mesin di badan motor dengan yang ada di surat.

Angka-angka itu harus sama persis. Jika ada satu aja angka yang gak sama, kemungkinan besar motor itu memiliki surat palsu atau lebih parah, adalah hasil pembegalan.

Agar lebih yakin, ente bisa mengecek keabsahan nomor plat kendaraan (nomor polisi) dengan SMS center kepolisian terdekat.

Untuk wilayah Jakarta ente bisa memeriksa plat B dan BK caranya, ketik: Metronomor polisi kirim ke 1717. Contoh : Metro B8118HJ.

Wilayah Jawa Timur, ketik : JATIMnomor polisi kirim ke 1717.

Wilayah Jawa Barat, ketik: poldajbrnomor polisi kirim ke 3977.

Wilayah Jawa Tengah, ketik: jatengnomor polisi kirim ke 7070.

Wilayah Yogyakarta, ketik: DIYnomor polisi kirim ke 9600.

Tarif dan ketentuan berlaku ya, sob!

Oh iya, pastikan juga pemilik lama membayar pajak tahunan motor supaya tagihan ente gak membengkak.

Jika usia nomor kendaraan mendekati 5 tahun, berarti ente juga harus segera mengurus STNK baru. Berundinglah dengan penjual untuk mendapatkan diskon.

6. Periksa Kondisi Fisik dari Motor Bekas

Riwayat OK, surat pun OK. Sip, sekarang saatnya cek kondisi fisik dari motor bekas pilihan anda. Pertama, cek dulu kondisi body keseluruhan.

Baret di bagian tertentu akan mengurangi harga dari motor tersebut, so telitilah terlebih dahulu. Setelah itu cek fungsi panel-panel speedometer, lampu dan indikator motor tersebut.

Kemudian, cek juga kondisi roda dan mesin, serta bagian-bagian lain dari si motor.

7. Bawa Kenalan Montir atau Temen yang Tahu Mesin

Bagi anda yang kurang mengerti mesin, tidak ada salahnya untuk membawa montir atau kerabat yang mengerti tentang mesin.

Minimal temen anda mengerti kondisi mesin yang layak dijalankan dan tidak layak dijalankan. Setelah itu minta pendapat mereka tentang motor bekas yang akan anda ambil tersebut.

8. Lihat Oli-nya

Ente harus rela kotor-kotoran buat ini. Minta penjual membuka penutup oli mesin. Pastikan jumlah oli gak berlebihan, karena oli yang banyak bisa meredam suara mesin yang sebenarnya bising dan kasar.

Pengukur batas maksimal oli biasanya penutup oli itu sendiri, namun mesin yang kebanyakan nampung pelumas akan segera memuntahkan oli seketika tutupnya dibuka.

9. Jangan Membeli Motor yang sudah Dimodifikasi apabila Tidak Mengerti

Ini satu lagi bagi anda yang kurang mengerti mesin dan perangkat-perangkat modifikasi kendaraan, terutama sepeda motor.

Jangan coba-coba untuk memilih sepeda motor yang sudah dimodifikasi oleh pemilik sebelumnya apabila anda tidak mengerti.

Carilah motor dengan kondisi standar ting-ting

10. Nyalakan Mesin

Setelah yakin dengan kondisi motor secara kasat mata, sekarang ente membutuhkan perasaan dan pendengaran yang bagus untuk memastikan motor memiliki mesin yang sehat.

Gunakan pendengaranmu apakah ada bunyi kasar saat mesin menyala.

Nyalakan mesin tanpa bantuan gas. Setelah menyala, jangan segera gas kencang-kencang. Justru ente harus melepaskan tanganmu dari motor.

Lihat apakah motor bisa langsam (tetap menyala pada putaran mesin rendah/tanpa digas). Motor dengan mesin yang bermasalah nggak akan langsam pada putaran mesin di bawah 1.500 rpm.

11. Saatnya Test Ride

Mintalah kepada si penjual agar anda bisa mencoba mengendarai motor tersebut. Anda tentu akan bisa merasakan apakah motor tersebut ada kelainan atau tidak pada handling atau pada akselerasinya, dll.

12. Rasakan Perpindahan Transmisinya

Tunggangi motor dan coba jalankan pelan-pelan. Rasakan perpindahan dari gigi 1 ke 2 dan seterusnya.

Apakah halus dan nyaman ataukah keras dan sulit dipindahkan?

Gigi yang kasar saat dipindahkan menandakan kampas kopling harus segera diganti. Jika terdengar suara mendesir pada rantai dan mesin saat berjalan, maka kemungkinan besar gir motor harus diganti, hati-hati, ini memakan biaya yang cukup besar.

Bagaimana dengan motor matic? Walaupun bukan ente yang mengoper gigi motor matic tapi ente tetap bisa merasakan perpindahannya ketika berakselerasi. Gunakan perasaan ente untuk menilai apakah perpindahannya mulus tanpa ada kesan tersendat-sendat.

13. Aktif Bertanya dengan Si Penjual

Sembari melakukan test drive, aktiflah dalam bertanya dengan penjual. Tanyakan lagi tentang motor yang akan anda ambil secara detail.

Apabila ketika test drive anda merasakan ada yang kurang enak dan kurang nyaman, langsung tanyakan. Janganlah anda nantinya menyesal kemudian.

14. Lihat Apakah Ada Kebocoran

Kendarai lagi motor yang ente coba sejauh 500 meter untuk memastikan tarikan dan perpindahan gigi yang nyaman.

Kemudian menepilah, dan cek apakah ada tetesan oli atau BBM yang tercecer di mesin dan jalanan.

Cek juga jika motor tersebut menggunakan radiator, apakah ada air radiator yang keluar?

15. Periksa Kelistrikan Motor

Cek kondisi kelistrikan dengan menyalakan lampu depan, lampu sein, lampu belakang, lampu rem, lampu panel, dan klakson.

Pastikan juga apa starter elektrik bekerja seperti semestinya. Jika salah satu komponen listrik di atas gak berfungsi sempurna maka ada masalah pada aki dan/atau sekering motor.

16. Pastikan Motor Enggak Pernah Mengalami Kecelakan

Secara kasat mata, sobat bisa melihat apakah motor itu pernah mengalami kecelakaan dari rangkanya. Dirikan motor dengan standar ganda di atas permukaan yang datar.

Lalu lihat apakah roda depan dan belakang berada pada garis yang sejajar sempurna. Perhatikan juga kesejajaran stang dengan bodi dan roda. Pastikan rangka motor nggak mengalami kebengkokan.

Jalankan motor pada jalan sepi dengan kecepatan 40 km/jam, lalu rem secara mendadak untuk memastikan motor masih bisa dikendalikan. Jika brother ente kesulitan melakukan ini, hampir bisa dipastikan ada ketidaksejajaran antara roda, stang, dan rangka motor.

17. Negosiasikan Harga dengan Tenang dan Jangan Terburu-Buru

Baiklah, akhirnya motor idaman anda sudah hampir di tangan. Proses selanjutnya adalah proses yang paling penting. Negosiasi. Yap, ini adalah motor bekas, harga pun disesuaikan dengan harga pasar dan kondisi motor.

Setelah anda merasakan motor tersebut, anda dapat mulai melakukan negosiasi. Berikan tawaran harga yang menarik, tidak terlalu jauh dari harga awal, namun tidak terlalu mahal juga bagi kantong anda.

Usahakan jangan terburu-buru dalam memberikan penawaran. Santai saja. Apabila anda memberikan penawaran secara terburu-buru, maka nanti bisa jadi anda malah salah menyebutkan penawaran, yang nantinya malah merugikan diri anda sendiri.

18. Jangan Memaksakan Diri

Sudah suka dengan motornya, tapi ternyata harganya tidak bisa dinegosiasikan? Ya sudah, tinggalkan saja, dan carilah motor bekas lain dengan harga yang masih bisa di negosiasikan.

Sayang memang, namun mau bagaimana lagi, apabila harga yang ditawarkan tidak sesuai, jangan paksakan diri anda untuk mengambil motor bekas tersebut. Mungkin belum rejeki, siapa tahu masih ada lagi motor lain yang bisa dibeli dengan budget anda.

Itulah 18 tips jeli memilih motor seken dari MOTOR Plus. Bila brother simak semua, bisa dipastikan sobat bakal dapat motor bekas yang berkualitas. (www.motorplus-online.com)

Source : MOTOR Plus
Penulis :
Editor :

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular