Sering Pindah Gigi Tanpa Tarik Tuas Kopling di Motor Standar, Ini Efek ke Mesinnya

Mohammad Nurul Hidayah - Senin, 13 November 2017 | 13:49 WIB
Tuas kopling keras bisa karena kabel kopling mulai rusak
Ruslan Abdul Gani
Tuas kopling keras bisa karena kabel kopling mulai rusak

MOTOR Plus-online.com - Jangan salah, motor yang menggunakan sistem kopling manual bisa dipindahkan giginya meski tanpa menarik tuas kopling.

Umumnya dilakukan saat motor sudah berjalan dan hanya muncul sedikit hentakan pada mesin.

Teknik ini juga sering dilakukan para pembalap agar putaran mesin tidak banyak turun saat proses perpindahan gigi.

Namun, apakah cara ini aman jika digunakan pada mesin standar yang digunakan harian?

(BACA JUGA: Awas! Ternyata Ada Efek Negatif Saat Mengganti Handle Kopling dengan Variasi)

"Mengoper gigi tanpa tarik kopling sesekali boleh saja, tapi kalau sering dilakukan malah bikin part cepat rusak," kata Eddy Yulianto, Kepala Mekanik Kawasaki Super Sukses Motor, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Part yang akan cepat rusak yang dimaksud itu adalah bagian transmisi sendiri.

Ada beberapa bagian yang kemungkinan akan bermasalah jika cara itu dilakukan sering.

"Efeknya bisa bikin gir rasio rompang akibat dari hentakan, rumah kopling juga jadi cepat oblak," terang pria yang akrab disapa Edoy ini.

(BACA JUGA: Bisa Nih Pemilik Honda CB150R Streetfire Pakai Kampas Kopling Motor Ini, Lebih Tebal Cuy)

Pada motor yang dibuat khusus untuk balap memang cara ini jarang bermasalah.

Sebab, putaran mesin yang tinggi membuat perpindahan transmisi lebih mudah.

Beda dengan pemakaian harian yang jarang putaran mesinnya bisa menjerit tinggi.

Ingat juga, di balap sendiri umumnya pembalap tidak menggunakan kopling hanya ketika menaikan gigi.

Kalau menurunkan gigi masih menggunakan kopling agar deselerasi lebih halus.

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular