Enggak Main-main! Pertamina Bakal Tuntut Pemilik Usaha Pertamini Kalau Nekat Lakukan Hal Ini

Ahmad Ridho - Senin, 25 Desember 2017 | 14:05 WIB
Ilustrasi penjual bensin Pertamini.
Tribun Bali
Ilustrasi penjual bensin Pertamini.

MOTOR Plus-online.com - Bikers yang tinggal di wilayah Jabodetabek pasti tidak asing dengan yang namanya Pertamini.

Buat yang belum tahu, Pertamini adalah pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menggunakan pompa manual untuk menjajakan dagangannya.

Nah, secara kasat mata, pengecer BBM bernama Pertamini menggunakan logo dan bernuansa mirip seperti Pertamina.

Ini membuat Pertamini seolah-olah merupakan mitra kerja resmi dari Pertamina.

(BACA JUGA: Anjay! Video Joki Berbadan Lebar Nyeting Motor Satria FU, Motornya Bisa Jalan atau Malah Mogok?)

Ternyata, Pertamini sendiri memang tidak ada hubungan sama sekali dengan Pertamina.

SVP Fuel Marketing & Distribution PT Pertamina (Persero), Gigih Wahyu Hari Irianto, meminta masyarakat yang menjual BBM lewat Pertamini, khususnya di Indonesia, untuk tidak menggunakan logo dan warna Pertamina saat menjual BBM jenis premium dan pertalite.

"Pertamina itu tidak ada kaitannya dengan Pertamini, jadi saya sampaikan di sini Pertamini itu dilarang pakai logo Pertamina," ungkap Gigih Wahyu di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

(BACA JUGA: Bukan Hoax! Helm Valentino Rossi Edisi Laguna Seca 2010 Dijual Cuma Rp 500 Ribu, Sikat Bro)

Menurut Gigih, nantinya yang dapat izin sebagai pengecer dari Pertamina itu hanya PT Garuda Mas Energy pemilik SPBU G-Lite.
"Nah itulah yang dari Pertamina. Kalau yang lain saya enggak bicara," tegasnya.

Ia mengaku Logo dan warna Pertamina merupakan hak paten yang sudah di miliki PT Pertamina.

Untuk itu, ia menekankan, apabila ada masyarakat yang menjual BBM mengikut sertakan logo dan warna tanpa izin Pertamina maka itu sudah melanggar hukum.

(BACA JUGA: Mantaf Jiwa! Cagiva Stella Motor Berkonsep Ayam Jago yang Bisa Kejar Ninja 150)

Tentu saja Pertamina bisa menuntut pemilik Pertamini yang gunakan warna dan logo Pertamina.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular