Di MotoGP Siapa Yang Lebih Ngejambak Akselerasinya, Era 2-Tak Atau 4-Tak ?

Arseen - Rabu, 24 Januari 2018 | 16:48 WIB
MotoGP
MotoGP.com
MotoGP

GridOto.com - Banyak MotoGP mania yang sering berdebat dan membandingkan mesin 2-tak dan 4-tak, terkait mesin di GP.

Perdebatan itu menyangkut dengan kemampuan motor seperti akselerasi dan top speed, manakah yang lebih dibanding yang lain?

Ada yang bilang bahwa mesin 2-tak lebih 'ngejambak' dibanding 4-tak, dan pembahasan lainnya.

Di MotoGP, hal ini sebenarnya tidak bisa diperdebatkan.

(BACA JUGA:RGV500 Gamma, Motor Legendaris dan Juara Terakhir Suzuki di Era 2-Tak)

Apalagi perkembangan teknologi pada era 2-tak dan 4-tak di MotoGP berbeda.

Selain itu, kapasitas mesin di era 2-tak dan 4-tak juga berbeda.

Namun jika kita ingin membandingkan kecepatan maksimal mesin 2-tak dan 4-tak yang tercatat di MotoGP, bisa kok.

Berikut data top speed yang tercatat pada MotoGP Italia di sirkuit Mugello sejak 1999 sampai dengan 2017, dilansir Crash.

Pada 1999-2001, saat era 2-tak, kecepatan maksimal motor berkisar pada 315-318 km/jam.

Kemudian tahun 2002 pada era transisi, saat tim bisa menggunakan dua jenis mesin 2-tak (500 cc) dan 4-tak (maksimal 990 cc), top speed dicetak oleh Tohru Ukawa dengan 324,5 km/jam.

Penulis : Arseen
Editor : Arseen

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular