Tsadiest! Pemilik Enggak Tau Yamaha Aerox 155 VVA-nya Diobok-obok Jadi Begini

Arseen - Minggu, 8 April 2018 | 21:04 WIB
Striping khas Anniversary Yamaha ke-60
Fariz/Otomotifnet
Striping khas Anniversary Yamaha ke-60

MOTOR Plus-online.com - Butuh ide kreatif untuk memodifikasi motor supaya hasilnya memuaskan.

Seperti Ronald Listiawan, yang menyerahkan Yamaha Aerox 155 VVA miliknya ke Fat Motorsport, yang ada di bilangan Pondok Bambu, Jaktim.

Kalau enggak mau pusing, serahkan saja ke bengkel, dengan catatan harus yang bisa mengerti kemauan kita.

Yamaha Aerox 155 VVA 2017 Proyek Beres
Fariz/Otomotifnet
Yamaha Aerox 155 VVA 2017 Proyek Beres
“Konsep modifikasi awalnya gak kepikiran, yang pasti racing concept, selanjutnya gak mau pusing jadi terima beres aja. Setelah itu Fat Motorsport yang menangani, saya hanya pilih beberapa part aja,” bukanya yang langsung mengirim motor setelah tiba dari dealer.

(Baca juga: Jangan Sampai Kelewat MotoGP Argentina 2018 Bro, Ini Link Streamingnya!)

Sebagai langkah awal, langsung ganti baju.

“Motor langsung dicat di Yamaha Mekar Bintaro. Pilih motif Yamaha Anniversary ke-60 ala Kenny Roberts, karena kuningnya lebih mateng jadi suka,” sebut Onay, panggilan akrabnya.

Selanjutnya agar tampilan depan terlihat lebih racing seperti konsepnya, suspensi depan ganti upside down layaknya motor sport.

“Pakai merek Ride It. Tapi harus pendekin as komstir dulu, karena aslinya untuk NMAX, kemudian tambah bushing di kanan dan kiri as roda supaya ban tetap lurus,” ujar Wiryawan, owner Fat Motorsport.

Knalpot untuk CBR250RR nemplok di Aerox dengan leher custom
Fariz/otomotifnet
Knalpot untuk CBR250RR nemplok di Aerox dengan leher custom
Bagian pengereman ikut di-upgrade menggunakan produk branded yang sudah teruji di kancah balap yaitu Brembo.

Kaliper pilih yang 4 piston untuk depan dan 2 piston untuk belakang, yang dipompa master rem Brembo RCS 14.

“Kalau ini pilihan saya, tadinya sudah pakai KTC, tapi rasanya kurang ‘ganteng’, hehee…,” canda Onay, penikmat MotoGP sejak tahun 1988 ini.

Lanjut bagian belakang, Aerox ini dibuat lebih simpel setelah suspensinya jadi monosok yang ngumpet di atas radiator.

“Semua monosok bikinan saya pakai Yamaha V-Ixion panjang 280 mm, itu udah paling pas, di motor ini pakai Ohlins. Untuk dudukan bagian bawah dibuat pakai pelat 8 mm, yang juga sebagai dudukan kaliper belakang,” rinci Wiryawan.

Monosok Ohlins ngumpet di atas radiator
Fariz/Otomotifnet
Monosok Ohlins ngumpet di atas radiator
Mesin ternyata juga diupgrade. Dipasang bore up kit Athena, kapasitas mesin melonjak jadi 183 cc, dan knalpotnya pakai tipe free flow keluaran Termignoni.

Aslinya untuk CBR250RR model slip on, jadi untuk lehernya custom disesuaikan dengan Aerox,” lanjutnya.

Sektor CVT menggunakan pulley depan custom.

“Puas dengan hasilnya walaupun nunggunya agak lama. Jadi motor lebih banyak ‘nongkrong’ di bengkel daripada di rumah, haha…,” tutup Anoy yang menjagokan Marc Marquez ini.

Data Modifikasi

Ban depan: Pirelli Diablo Rosso Scooter 120/70-14
Ban belakang: Pirelli Diablo Rosso Scooter 150/70-14
Cakram depan: CEN
Kaliper depan: Brembo 4 piston
Kaliper belakang: Brembo 2 piston
Tutup radiator: Kustom by Monyet Retro
Bore up kit: Athena 183 cc
Sein belakang: Rizoma
Tail tidy: Kustom
Baut: Pro Bolt
Suspensi depan: Upside Down Ride It
Suspensi belakang: Ohlins
Knalpot: Termignoni
Master rem depan: Brembo RCS14
Master rem belakang: Brembo RCS14
Tabung minyak rem: Lightech
Spion: Rizoma
Windshield: Sectbil
Fat Motorsport: 0812-8181-0018

Penulis : Arseen
Editor : Arseen

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular