Ribuan STNK Kendaraan Diblokir, Terdapat 13 Ribu Nunggak Pajak

Indra GT - Rabu, 13 Februari 2019 | 12:00 WIB
Ilustrasi Samsat keliling
MOTOR Plus|Yeyep
Ilustrasi Samsat keliling

MOTOR Plus-online.com - Bayar pajak kendaraan bermotor (PKB), baik motor dan mobil, merupakan kewajiban bagi pemilik kendaraan.

Karena dari pembayaran pajak dari pemilik kendaraan akan dikembalikan ke masyarakat berupa bentuk pembangunan jalan yang baik dan mulus.

"Wajib pajak di Kulon Progo yang belum membayar PKB mencapai sekitar 13.000 wajib pajak,"ujar Bagiya Rakhmadi, Kepala KPPD DIY untuk wilayah Kulon Progo.

Namun begitu, dari hasil pemilahan tercatat sekitar 9.000 kendaraan, motor dan mobil, di antaranya dalam status sudah terblokir, ditarik dealer dan rusak berat.

Baca Juga : Incar NMAX dan PCX, Tahun Ini TVS Akan Luncurkan Matic Mesin 150 cc

Baca Juga : Pedih, Nyundul Motor Honda CBR 150R Supir Tua Renta Dipukul Helm

"Tersisa potensi tunggakan sebanyak 4.000 wajib pajak yang harus dikejar," imbuh Bagiya Rakhmadi.

Para penunggak pajak ini tersebar di beberapa wilayah, terutama Sentolo, Temon, dan Wates yang potensi tunggakannya paling banyak.

Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) DIY berupaya mengejar potensi pendapatan itu dengan sistem jemput bola.

Untuk itu kami melayani jemput bola, terutama untuk pelayanan pada wajib pajak yang terkendala masalah jarak," kata Bagiya Rakhmadi saat ditemui Tribunjogja.com.

Baca Juga : Jawaban Mengejutkan Pabrikan Motor TVS Indonesia yang Mau Mengeluarkan Pesaing Yamaha NMAX dan Honda PCX150

Selain jemput bola, di antaranya dengan pelayanan Samsat Keliling yang hadir setiap hari sabtu di pasar.

Ada juga layanan Mall Pelayanan publik, samsat desa yang berada di Desa Palihan, Kecamatan Temon dan di Desa Banjararum, Kecamatan Kalibawang.

Serta samsat perpajakan online dengan E-Posti (Elektronik Perkakas Paos Titian) yang bisa diakses dari ATM.

Baca Juga : Bikin Kaget, Lihat Launching Tim KTM MotoGP, Apalagi Tim Satelitnya

"Upaya jemput bola itu mampu menghasilkan pemasukan sebesar Rp 1,6 Miliar dari total tagihan sebesar Rp 3 miliar di 2018 lalu," ujar Bagiya Rakhmadi.

Hal ini menunjukkan bahwa strategi jemput bola itu efektif mendorong masyarakat membayarkan kewajiban perpajakan atas kendaraan bermotornya.

Artikel ini telah tayang di TRIBUNJOGJA.COM dengan judul Ribuan Kendaraan Bermotor di Kulon Progo Nunggak Pajak 

Source : TRIBUNJOGJA.COM
Penulis : Indra GT
Editor : Joni Lono Mulia

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular