Bisa Putus dan Peyang, Vanbelt dan Roller Motor Matic Harus Dicek Setelah Tempuh Jarak Segini

Ahmad Ridho - Jumat, 7 Juni 2019 | 11:05 WIB
CVT dan vanbelt motor matic saat dibongkar.
Dok Motor Plus
CVT dan vanbelt motor matic saat dibongkar.

MOTOR Plus-online.com - Karena enggak pakai rantai, penggerak di motor matic digantikan vanbelt.

Vanbelt dan roller merupakan dua komponen penting di motor matic yang harus dirawat secara berkala.

Kalau lewat dari jarak tempuh yang ditentukan, siap-siap aja sengsara di tengah jalan.

Menurut buku manual, penggantian ini biasanya di rentang jarak 25.000 km.

Baca Juga: Warga Irak Kasih Solusi Honda PCX Gredek Akali Dari Mangkuk CVT

Namun daripada menunggu sampai menempuh jarak segitu, V-belt dan roller sebaiknya diperiksa lebih awal.

"Lebih baik V-belt dan roller itu di cek paling lama ketika 10.000 km", ujar Nurhasan, mekanik dari Yamaha Kris Utama Motor.

Hal itu dikarena cara pakai motor setiap orang berbeda, sehingga perlu perlu dicek lebih cepat.

Biasanya, tingkat keausan V-belt bisa dilihat dari dari retakan-retakan yang muncul pada sabuk.

Baca Juga: Yamaha NMAX Sakti Bikin Maling Frustrasi, Gagal Dicuri Gara-gara Kunci Pengaman Rp 3 Ribuan

Jika ditemukan kondisi seperti itu, V-belt wajib diganti agar tidak putus di jalan.

Sedangkan tingkat keausan roller dilihat dari bentuknya.

Jika bentuk roller sudah peyang, artinya roller harus segera diganti.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular