Street Manners: Ternyata Ini Alasan Kenapa Dibonceng Menghadap ke Samping Rawan Celaka

Ahmad Ridho - Jumat, 28 Juni 2019 | 14:34 WIB
Dibonceng menyamping rawan celaka karena hilangnya keseimbangan.
Tribunnews.com
Dibonceng menyamping rawan celaka karena hilangnya keseimbangan.

MOTOR Plus-online.com - Sudah menjadi pemandangan biasa saat pemotor membonceng istri atau pacarnya menyamping.

Hal itu biasanya karena pembonceng menggunakan rok atau kain sehingga sulit dibonceng menyemplak (menghadap ke depan).

Langkah instan, duduk menyamping, meski sebenarnya cara ini jauh dari kata aman.

Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), pengendara motor membutuhkan konsentrasi tinggi ketika di jalan raya.

Baca Juga: Video Maling Motor Kasih Tau Cara Membongkar Gembok Semua Jenis, Cuma Sebentar Langsung Jebol

Baca Juga: Warga Berhamburan, Yamaha RX King Adu Banteng Lawan Honda Tiger, Kondisi Motor dan Korban Mengenaskan

"Jika orang yang dibonceng menghadap ke kiri atau kanan, bisa kestabilan berkendara akan berkurang," ucap Edo, dikutip dari Kompas.com.

Jika menghadap ke samping kiri atau kanan, lanjut Edo, kondisi motor bisa menjadi tidak seimbang.

Salah satu caranya, duduk menghadap ke depan, sama seperti pengendara.

"Duduk menghadap ke depan merupakan upaya menjaga keseimbangan dan sekaligus posisi menyatu," sambung Edo lagi.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular