Bikin Macet di Depan Stasiun Bekasi, Ojol Wajib Naik-turunkan Penumpang di Lokasi Baru

Indra Fikri - Rabu, 17 Juli 2019 | 21:20 WIB
Depan stasiun Bekasi kerap terjadi kemacetan karena naik-turun ojek online
Kompas.com
Depan stasiun Bekasi kerap terjadi kemacetan karena naik-turun ojek online

MOTOR Plus-online.com - Para penumpang kereta api di Stasiun Bekasi akan dilarang naik dan turun ojek online di tempat lama, yaitu Indomaret Juanda seberang Stasiun Bekasi.

Selama ini, halaman Indomaret seberang Stasiun Bekasi selalu jadi titik temu antara keduanya.

Karena hal itu, pada jam-jam sibuk kemacetan panjang pun terjadi di Jalan Ir. H. Juanda depan Stasiun Bekasi.

Ini akibat ulah sejumlah pengemudi ojek online "mangkal" di tepi kedua lajur jalan dan banyaknya penumpang kereta yang menyeberang jalan.

Baca Juga: Bule Berpakain Mini Diraba Dadanya Sambil Naik Yamaha NMAX Oleh Oknum Guru Ini

Baca Juga: Gak Nyangka Yamaha Mio Smile Karbu Masih Diproduksi dan Dijual Barunya

"Ini salah satu langkah yang kita lakukan dalam rangka mengurangi kemacetan di Jalan Ir. H. Juanda, khususnya depan Indomaret. Titik itu kan selama ini dijadikan lokasi naik dan turun penumpang ojol," ujar Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani saat dihubungi, Rabu (17/7/2019).

Ojo menjelaskan, ojek online dan penumpangnya akan diarahkan bertemu di lay-by Stasiun Bekasi dekat lahan parkir stasiun.

Lokasi tersebut bakal dijadikan titik antar maupun jemput penumpang ojek online secara permanen.

Untuk itu, lanjut Ojo, pihaknya akan menyiagakan mobil dengan pengeras suara dan sejumlah petugas di lokasi.

Baca Juga: Merinding, Video Pemotor Terekam Kamera CCTV Bonceng Pocong, Satpam Komplek Kocar-kacir

"Imbauan itu, dalam bentuk 'halo-halo' rekaman suara, yang akan otomatis dia bunyi setiap 5 menit sekali, kemudian memasang spanduk dan menempatkan mobil," kata Ojo.

"Pada saat jam-jam macet jam 7-8 pagi, kemudian sore jam 17.00-20.00 kita sosialisasi. Petugasnya ada dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi 4, dari kepolisian 4, gantian," kata Ojo.

Ojo menyebut, kebijakan ini telah dikoordinasikan dengan pihak Stasiun Bekasi.

Ia pun mengaku tak khawatir terhadap kemungkinan bentrokan ojek online dengan ojek pangkalan.

Baca Juga: Fix Diluncurkan Besok, Honda X-ADV 150 Akan Menggunakan Mesin Ini

"Sudah koordinasi dengan stasiun minimal untuk tempatkan tenda untuk ojek online di situ. Ojek pangkalan tidak ngaruh, karena punya pangkalan sendiri, asal tidak ambil penumpang di jalan. Mereka kan sudah lama sama ojol. Kita nanti imbau juga, masing-masing ada lahan rezekinya, jangan saling rebutan," ungkapnya.

Ke depan, kebijakan ini bakal diberlakukan pula di dua titik lain antar-jemput ojek online sekitar Stasiun Bekasi selain di Indomaret.

"Yang menjadi fokus itu ada 3, pertama di Indomaret, kedua di Jalan Perjuangan, ketiga di pos polisi. Tiga titik ini akan kita siapkan tenda ada tulisannya tempat nongkrongnya ojek, ada kursinya," Ojo menjelaskan.

Baca Juga: Kian Akrab Naik Yamaha R6, Pembalap Indonesia M Faerozi Siap Ngegas di Suzuka 4 Hours

Saat ini, kepolisian masih memberikan kelonggaran selama 2 minggu waktu sosialisasi kebijakan.

Baca Juga: Murah Mana Harga Motor Honda X-ADV 150, Honda PCX 150 dan Yamaha NMAX?

Apabila setelah kurun waktu sosialisasi masih bandel, kepolisian bakal menilang pengemudi ojek online.

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul VIDEO: Bikin Semrawut, Ojol Dilarang Angkut Penumpang di Indomaret Juanda

Source : Wartakota
Penulis : Indra Fikri
Editor : Joni Lono Mulia

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular