Motor Sport Fairing Kawasaki ZZR600 Berubah Bentuk, Kekar Tapi Feminim dengan Aksen Bunga di Sekujur Bodi

Fadhliansyah - Kamis, 29 Agustus 2019 | 10:12 WIB
Kaki-kaki masih standar, hanya sok belakang yang diganti
Istimewa
Kaki-kaki masih standar, hanya sok belakang yang diganti

MOTOR Plus-online.com - Siapa yang mengira, motor bergenre sport fairing klasik seperti Kawasaki ZZR600 bisa berubah drastis seperti ini.

Meski genrenya tidak berubah, tapi bentuk motor keluaran 1997 ini jadi jauh berbeda dan bikin pangling siapapun yang melihatnya.

Motor ini adalah karya dari bengkel modifikasi White Collar Bike asal Bandung, Jawa Barat.

Terlihat sentuhan khas White Collar Bike ada di motor berkapasitas 600 cc ini.

Baca Juga: Obat Ganteng, Nih Harga Terbaru Motor Sport Fairing 250 CC Dua Silinder Agustus 2019

Baca Juga: Tampang Motor Aprilia GPR150 Bikin Geger, Sport Fairing Eropa dengan Spek Sadis

"Motor ini dibuat untuk teman/rekan kerja di sebuah acara motor yang disponsori oleh salah satu merek rokok.

Dan niatnya akan digunakan mengisi konten di acara ini," buka Ramram Januar, owner White Collar Bike.

Pemilik Kawasaki ZZR600 Ninja adalah seorang perempuan yang berasal dari Provinsi Bengkulu.

Karena dunia motor identik dengan kaum laki-laki tapi pemilik motor ini adalah seorang perempuan, Ramram coba menggabungkan aura maskulin laki-laki dengan feminimnya perempuan.

Sasis dibuat baru agar sesuai konsep classic dan tidak malah terlihat sporty
Istimewa
Sasis dibuat baru agar sesuai konsep classic dan tidak malah terlihat sporty

Baca Juga: Banyak Yang Penasaran, Kenapa Motor Sport Fairing Pakai Monoshock?

Sehingga dirinya harus mendesain sebuah motor yang mampu memvisualkan maskulin dengan nuansa motor yang kekrar, namun juga mewaliki aura feminim.

"Intinya bila orang melihat motor ini, pasti langsung tahu kalau motor ini yang punyanya adalah seorang perempuan," ujar Ramram.

Sehingga timbul ide menyematkan bunga Rafflesia yang merupakan bunga asal Provinsi Bengkulu, yang merupakan asal dari pemilik motor ini.

Dari ide ini, Ramram harus menghabiskan banyak waktu hingga 3 minggu hanya untuk mendesain dan membuat teknik bordir tangan bunga Rafflesia.

Baca Juga: Daftar Harga Motor Sport Naked 250 cc di Indonesia, Benarkah Langka?

Bukan sembarang orang untuk membuat hiasan bunga Rafflesia ini agar terlihat real dan enak dipandang mata, skill full!

Detail bunga Raflesia butuhkan waktu 3 minggu
Istimewa
Detail bunga Raflesia butuhkan waktu 3 minggu

Hiasan bunga Rafflesia ini disematkan di atas tangki dan juga buntut belakang, yang membuatnya terlihat cantik.

Ngomongin soal body, Ramram menggunakan bahan aluminium untuk meracik komponen body kit mulai dari tangki, buntut belakang dan juga fairing.

"Body aluminium ini mendapat finishing menggunakan teknik raw dengan hand sanding, serta diberi clear coat agar tidak mudah kusam," jelasnya.

Baca Juga: Pakai Keyless dan Warna Baru, Segini Harga Kawasaki Ninja 250 SE MY 2020

Uniknya, di atas tangki terdapat filter udara lansiran Hypercharger sebagai aksen tambahan yang membuatnya makin cantik.

Area kemudi dihiasi bunga Raflesia, filter udara hingga layar digital yang terkoneksi dengan kamera belakang
Istimewa
Area kemudi dihiasi bunga Raflesia, filter udara hingga layar digital yang terkoneksi dengan kamera belakang

Aslinya, Kawasaki ZZR600 Ninja ini menggunakan sasis model deltabox berbahan aluminium, namun dianggap kurang mendukung konsep keseluruhan karena terlalu sporty.

"Sehingga kita ganti dengan sasis baru, agar konsep classic standar yang dimaksud bisa didapat," tulis Ramram.

Untuk kaki-kaki, Kawasaki ZZR600 Ninja ini sedikit disegarkan dengan penggunan sok belakang merek Jepang yang tahunnya lebih muda.

Baca Juga: Miris, Ngebut Naik Kawasaki Ninja 250R Bocah 16 Tahun Tabrak Kakek Berumur 70 Tahun Hingga Tewas

Bodi hingga fairing depan menggunakan bahan fiberglass
Istimewa
Bodi hingga fairing depan menggunakan bahan fiberglass

Sementara sok depan masih bawaan motor yang dipotong dan dipendekin.

"Tujuannya agar kaki pemiliknya bisa menapak dengan sempurna, karena tinggi sang rider rata-rata perempuan Indonesia alias pendek," candanya.

Sebagai tambahan detail di bagian lampu belakang, diberi potongan aklirik tebal 10 mm yang membuatnya sangat keren dilihat dari belakang.

Kalau dilihat, motor ini memang tidak menggunakan spion, karena sudah digantikan dengan rear cam atau kamera yang dipasang di plat nomer belakang yang terkoneksi ke interface depan.

Baca Juga: Warga Berhamburan, Kawasaki Ninja 250 Hancur Hantam Daihatsu Xenia, Knalpot Sampai Mental

Menurut Ramram, kelemahan motor ini adalah ground clearance yang cukup rendah.

Sehingga harus hati-hati saat melewati polisi tidur atau speed bump.

 

Source : Otomotifnet.gridoto.com
Penulis : Fadhliansyah
Editor : Aong

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular