Sering Terjadi Kecelakaan, Bikers Wajib Waspada Saat Melintas di Jalur Tengkorak Narogong Bekasi

Fadhliansyah - Jumat, 13 September 2019 | 10:15 WIB
Tribun Jakarta
Jalur tengkorak Narogong sering terjadi kecelakaan

MOTOR Plus-online.com - Pada beberapa minggu ini, tiga orang pemotor meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Raya Narogong Siliwangi, Jawa Barat.

Jalan yang membentang di Kecamatan Rawalumbu dan Bantargebang Kota Bekasi ini memang dikenal sering memakan korban.

Bahkan jalan tersebut sempat dijuluki sebagai jalur tengkorak.

Dikutip dari TribunJakarta.com, peristiwa kecelakaan pertama terjadi pada Senin (2/9/2019) lalu.

Baca Juga: Adik Boy William Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Motor, Honda CBR250RR Miliknya Sampai Ringsek

Baca Juga: Main Potong Jalur, Video Taksi Online Terlibat Kecelakaan Dengan Pelajar Naik Motor di Depok

Seorang anggota TNI bernama Pelda Darmawan yang saat itu tengah mengendarai motor, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan sebuah truk pengangkut tanah di Pangkalan 2, Jalan Raya Narogong, Kelurahan Cikiwul, Bantargebang.

Lalu dua hari kemudian, terjadi lagi kecelakaan yang menimpa pria bernama Enjen (64).

Enjen tewas mengalami kecelakaan dengan pemotor lain di dekat Pangkalan Empat, Jalan Raya Narogong, Bantargebang.

Kemudian yang terakhir terjadi pada, Kamis (5/9/2019).

Baca Juga: Street Manners: Rawan Kecelakaan, Pemerintah Bisa Didenda dan Penjara Kalau Biarkan Jalan Rusak

Seorang pemotor wanita bernama Mella Dian Pertiwi tewas usai mengalami kecelakan dengan sebuah truk kontainer hingga menyebabkan kepalanya terlindas.

Kejadian ini persis di dekar Simpang Perumahan Kemang Pratama, Jalan Siliwangi, Kelurahan Bojongrawalumbu, Kecamatan Rawalumbu Bekasi.

Jalan Narogong Siliwangi memang sering dilintasi kendaraan besar untuk kebutuhan pengiriman logistik.

Kendaraan-kendaraan besar tersebut mengirim logistik ke beberapa pabrik di kawasan Bantargebang hingga Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Solok Geger! Kecelakaan Maut Motor Honda Revo Vs Suzuki Ertiga, Seorang Balita Tewas di TKP

Belum lagi jalur itu juga menjadi akses utama truk sampah DKI yang hampir setiap waktu melintas untuk membuang sampah TPST.

Rino Fajar (27), warga Rawalumbu yang hampir setiap hari melintas di jalan tersebut mengatakan, Jalan Raya Narogong Siliwangi memang terkenal rawan kecelakaan.

Selain banyak kendaraan besar, jalur tersebut terbilang kurang sarana dan prasarana penunjang.

"Enggak pembatas jalannya kalau di sini, jalannya si lebar dua jalur, cuma ya itu enggak semua ada pembatas jalan kendaraan kenceng-kenceng," ujar dia.

Baca Juga: Bintaro Lumpuh, Kecelakaan Beruntun Bikin Macet Total, Pemotor Bingung Cari Jalan

Jalan penghubung antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor ini juga terbilang ekstrim lantaran terdapat beberapa titik permukaan jalan yang tidak rata atau berlubang.

Hal ini tentu bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan pengguna jalan.

"Kalau penerangan jalan ada cuma enggak terlalu banyak, jalan juga enggak rata ada lubang beberapa titik," imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Dikyasa Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suryana Giri Santoso menuturkan, jalan penghubung Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor ini memang cukup rawan terjadi kecelakaan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Tol Cipularang Membara, Fakta Pemotor Juga Pernah Jadi Korban Truk Tanah

Namun kata dia, kecelakaan ini umumnya disebabkan kurangnya kesadaran tertib berlalulintas.

"Khususnya roda dua, di jalur tersebut memang banyak kendaraan besar, apalagi kalau mau menyalip dari kiri, harus mengukur jarak kendaraan di depanya," kata Giri di Mapolres Metro Bekasi Kota beberapa waktu lalu.

Terkait insiden maraknya kasus kecelakaan yang terjadi di Jalan Narogong Siliwangi kurun waktu sepekan terkahir, Polres Metro Bekasi Kota akan melakukan kordinasi dengan Pemeritah Kota Bekasi guna perawatan sarana dan prasarana jalan.

Misalnya kata Giri, melakukan penebangan pohon yang mengganggu rambu lalulintas hingga pada perbaikan jalan rusak di sapanjang ruas Jalan Raya Narogong Siliwangi Bekasi.

Baca Juga: Kawasaki Z1000 Ringsek Terlibat Kecelakaan, Korban Malah Asyik Selfie di Atap Mobil, Kenapa Nih?

"Baik roda dua maupun roda empat tetap harus waspada dan konsentrasi saat bekendaraan, taati rambu lalulintas dan berkendaraan dengan wajar (tidak ugal-ugalan)," jelas dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Jalur Tengkorak Bernama Jalan Raya Narogong Siliwangi Bekasi

 

Source : Tribun Jakarta
Penulis : Fadhliansyah
Editor : Aong




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular

Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.