Sirkuit Sepang Sempat Geger, Maling Spare Part Tim Balap di MotoGP Malaysia 2019 Akhirnya Diringkus Polisi

Ardhana Adwitiya - Sabtu, 14 Desember 2019 | 14:09 WIB
Kepolisia Malaysia berhasil menangkap pencuri di MotoGP Malaysia 2019
bharian.com.my
Kepolisia Malaysia berhasil menangkap pencuri di MotoGP Malaysia 2019

MOTOR Plus-Online.com - Pencuri di tenda tim balap Moto3 dan Moto2 pada balap MotoGP Malaysia 2019 bulan lalu(1/11/2019), berhasil ditangkap kepolisian Malaysia.

Kepolisian Malaysia menyita 42 komponen dan aksesoris balap seharga RM 75.000 atau setara Rp 252.213.000.

Polisi Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Asisten Komisaris Zilkifli Adamsah mengatakan, penangkapa dilakukan melalui serangkaian investigasi setelah terjadi insiden pencurian di Sepang.

Investigasi dilakukan mulai dari 3 November sampai 12 Desember.

Baca Juga: Pantas Disikat Maling, Segini Harga Suspensi Moto3 yang Hilang di MotoGP Malaysia 2019

Baca Juga: MotoGP Malaysia 2019 Gempar! Tim balap Moto3 Kemalingan, Spare Part Seharga 700 juta Raib

"Kami berhasil menangkap enam pemuda setempat, serta menyita spare part motor dan apparel balap," kata Zilkifli dilansir MOTOR Plus-Online dari BHarian.com.my.

Barang bukti yang berhasil disita kepolisian Malaysia berupa spare part motor dan apparel balap.
bharian.com.my
Barang bukti yang berhasil disita kepolisian Malaysia berupa spare part motor dan apparel balap.

"Barang yang berhasil kami sita, yakni empat tas, 26 variasi rem, tujuh span, tiga rods, dua buah grip, dua set pemanas ban, dua buah jaket balap, 14 sekrup, dan 6 botol oli.

Investigasi berawal dari munculnya tersangka yang memiliki bengkel di dekat lokasi kejadian.

Tersangka menjual barang yang ia curi untuk motor pelanggannya.

Baca Juga: Kok Lebih Mahal Harga Tiket MotoGP Indonesia? Dibanding MotoGP Malaysia

Zulkifli mengatakan, spare part dan apparel itu dijual lebih murah daripada harga aslinya.

Contohnya, satu buah kaliper rem seharga RM 600 atau Rp 2 juta.

Padahal harga aslinya RM 1000 atau Rp 3,3 juta.

"Komponen yang mahal karena dibuat dari luar negeri, makanya mereka mencuri spare part motor tersebut," jelas Zilkifli.

Baca Juga: Bikin Rekor di MotoGP Malaysia, Maverick Vinales Pede Hadapi Ronde Terakhir 2019

Dia mengatakan ada enam tersangka yang terjaring sindikat narkoba dan memiliki catatan kriminal sebagai pencuri motor.

"Diantara tersangka yang ditangkap, ada juga yang bekerja Part-time pada saat gelaran MotoGP Sepang,"

Terhitung ada enam tim, yang mengalami musibah kemalingan ini.

Tim tersebut adalah Gaviota Angel Nieto (Moto3 dan Moto2), BOE Skull Rider Mugen Race (Moto3), CIP Green Power (Moto3), Reale Avintia Arizona 77 (Moto3), Red Bull KTM Ajo (Moto3).

Source : Bharian.com.my
Penulis : Ardhana Adwitiya
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular