Kejurnas Balap Motor Sport Hadir Lagi, Simak Benar-benar Regulasi Teknis Kejurnas Indonesia Motorsport Series (IMS) 2020

Indra Fikri - Kamis, 13 Februari 2020 | 17:00 WIB
Kejurnas balap motor IRS
Dok. ART Jakarta
Kejurnas balap motor IRS

MOTOR Plus-online.com - Banyak yang belum tahu, regulasi teknis balap motor road race Kejurnas Indonesia Motorsport Series (IMS) 2020.

Putaran perdana Kejurnas IMS 2020 akan mulai berlangsung pada tanggal 20-21 Juni 2020.

Seperti biasa, Kejurnas IMS 2020 menghadirkan 3 kelas utama.

Yaitu, Sport 150 cc, Sport 250 cc dan Sport 600 cc.

Baca Juga: Naik 100 Persen! Pembalap Indonesia Tambah Banyak di Balap Asia Supersport 600 cc Musim Ini

Baca Juga: Desainnya Anak Muda Banget, Motor Sport New GPX Demon 150 GR Dijual Lebih Murah dari Honda CBR150R

Beirkut ini regulasi teknis balap motor road race Kejurnas IMS 2020:

Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020
imi.co.id
Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020

Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020
imi.co.id
Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Jakbar Gandeng PT Pos Indonesia, SIM dan STNK yang Ditilang Langsung Dikirim ke Rumah

Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020
imi.co.id
Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020

Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020
imi.co.id
Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020

Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020
imi.co.id
Regulasi teknis Kejurnas IMS 2020

Catatan:

1. Apa yang tidak tercantum dalam spesifikasi diatas, tidak boleh diubah.

Baca Juga: Anti Kendor Rantai Berteknologi Z-Ring Biasa Dipakai di MotoGP Dijual Di Indonesia

2. Nomor Rangka & Nomor Mesin harus ada.

3. Pengukuran kapasitas silinder dibawah 0,49cc dibulatkan kebawah dan 0,50cc dibulatkan keatas.

4. Keterangan tanda # :
#1 Ketentuan:
- Semua groove ring harus berfungsi sebagaimana mestinya.
- Groove ke-1 & ke-2 adalah untuk ring kompresi.
- Groove ke-3 untuk ring oli.
#2 Ketentuan:
- Kelas Sport 150cc
Apabila frame dan sub-frame standar tidak dimodifikasi, dan berat minimal (motor with fuel + rider + 5 kg ballast) masih dibawah ketentuan, maka dianggap sah.
- Kelas Sport 250cc
Apabila frame dan sub-frame standar tidak dimodifikasi, dan berat minimal (motor with fuel + rider + 5 kg ballast) masih dibawah ketentuan, maka dianggap sah.
- Apabila frame dan sub-frame telah dimodifikasi, maka yang berlaku adalah berat minimal kendaraan tanpa toleransi.
#3 Tersedia dan dijual bebas dipasaran (bukan merupakan produk exclusive/prototype).
#4 Tangki dengan selang pernafasan harus disertai dengan “Non-return Valve” dan ditampung oleh tabung resevoir (with suitable material) dengan kapasitas minimal 250ml.
#5 Bagian bawah undercowl tidak boleh dilubangi.

5. Penggunaan Ban
a. Sport 250
Penggunaan maksimal adalah 3 set ban per-putaran dengan ketentuan jenis/type sebagai berikut:
- 110/70ZR 17 M/C Diablo Supercorsa
- 150/60ZR 17 M/C Diablo Supercorsa
- 110/70ZR 17 M/C DiabloRain
- 140/70ZR 17 M/C Diablo Rain
b. Sport 150
Penggunaan maksimal adalah 3 set ban per-putaran dengan ketentuan sebagai berikut:
- Bersertifikat SNI dan merupakan produksi dalam negeri.
- Telah melakukan registrasi produk di IMI Pusat.
- Diperbolehkan menggunakan jenis/type slick.

Baca Juga: Mewah Banget, 1 Honda Tiger Dijadikan Doorprize, Sanggabuana Tiger Club Karawang Rayakan Ultah ke-17

6. BAHAN BAKAR
- Peserta WAJIB menggunakan bahan bakar yang disediakan oleh Panitia dan akan dilakukan pengambilan sample bahan bakar sebelum perlombaan dimulai.
- Bahan bakar peserta akan diambil sample-nya setiap selesai sesi QP & Race dengan toleransi lebih dari 0,3 RON dari sample bahan bakar panitia
- Sanksi diskualifikasi akan dijatuhkan atas pelanggaran tersebut

Penulis : Indra Fikri
Editor : Joni Lono Mulia

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular