Duh Ternyata Ban Tubeless yang Sudah Banyak Tambalan Gak Disarankan Untuk Dipakai Lagi, Ini Alasannya

Fadhliansyah - Minggu, 24 Mei 2020 | 09:35 WIB
Ilustrasi tambal ban. Ternyata Ban Tubeless yang Sudah Banyak Tambalan Gak Disarankan Untuk Dipakai Lagi
Tribun Manado
Ilustrasi tambal ban. Ternyata Ban Tubeless yang Sudah Banyak Tambalan Gak Disarankan Untuk Dipakai Lagi

MOTOR Plus-online.com - Ban motor yang mengalami kebocoran tentunya harus ditambal agar bisa digunakan lagi.

Hal itu berlaku untuk dua tipe ban motor, baik yang pakai ban dalam maupun yang tubeless.

Untuk ban tubeless memang tidak mudah kempis saat terkena paku, selama pakunya masih menempel di ban.

Tapi kalau sudah begitu sebaiknya ban segera ditambal.

Baca Juga: Ngoprek Santuy Sambil Nunggu Bedug Magrib, Yuk Bikin Tampilan Ban Motor Ala MotoGP

Baca Juga: Sambil Nunggu Bedug Magrib, Nih 4 Cara Rawat Ban Motor Sendiri di Rumah

Ilustrasi. Cacing Karet Tambal Ban Tusuk
bukalapak.com
Ilustrasi. Cacing Karet Tambal Ban Tusuk

Nah kalau ban tubeless sudah terlalu banyak tambalan, sebaiknya segera diganti Bro.

Seperti yang dikatakan oleh Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Department Head PT. Suryaraya Rubberindo Industries, produsen ban FDR kepada MOTOR Plus-online beberapa waktu lalu.

"Kalau ban tubeless yang sudah terlalu banyak ditambal, sebaiknya segera diganti," buka Jimmy.

Karena ban tubeless umumnya ditambal pada bagian luar ban, sehingga karet penambal akan rentan aus karena proses perputaran ban.

Baca Juga: Harga Mulai Rp 300 Ribuan, Nih Pilihan Ban Dual Purpose Honda ADV 150

Ilustasi tambal ban motor model tusuk alias tiptop. Kini udah ketinggalan zaman.
Ist
Ilustasi tambal ban motor model tusuk alias tiptop. Kini udah ketinggalan zaman.

"Ban tubeless tersebut masa pakainya sudah berkurang, penyebabnya karena ditakutkan bagian-bagian yang sudah ditambal itu bisa bocor lagi," terang Jimmy.

Jadi daripada Brother nantinya ribet di jalan karena tambalannya bocor lagi, mending diganti deh dengan yang baru.

Penulis : Fadhliansyah
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular