Brandstory
Konten ini Merupakan Kerjasama MotorPlus Online dengan Marlboro

Step-step Membersihkan Sampah Bengkel Setelah Kerja Seharian

Fathia Yasmine - Jumat, 25 Juni 2021 | 18:10 WIB
Dok. Motoflow
Ilustrasi bengkel

MOTOR Plus-Online.com - Proses yang terjadi di dalam bengkel memang erat dengan yang namanya kotor. Selain itu, enggak lepas dari sampah otomotif. Terlebih, bengkel yang bergerak di bidang custom motor.

Saat meng-custom motor, seorang builder dituntut untuk kreatif. Enggak selalu benar, tapi umumnya semakin seorang builder kreatif dan inovatif, semakin berantakan juga tempat kerjanya.

Sampah yang dihasilkan pun beraneka ragam. Namun, seorang builder, mekanik, tukang las, dan siapa pun yang bekerja di dalam bengkel juga harus lebih kreatif untuk Trash Responsibly setelah selesai bekerja di bengkel. Bersih-bersih sedikit supaya bengkel kembali rapi.

Bagaimana sih proses bersih-bersih bengkel seorang builder custom biar tetap  Trash Responsibly dan nyaman ketika memulai kerja esok hari?

1. Bersihkan sekeliling

Bersih-bersih adalah hal umum tapi penting. Bersihkan semua area bengkel dan sekelilingnya. Sapu pojokan-pojokan karena biasanya di area itu banyak terkumpul baut-baut bekas custom. Kemudian pel bagian yang sekiranya mengganggu kenyamanan. Jangan lupa juga untuk bersihkan dinding supaya benar-benar  Trash Responsibly di setiap sudut bengkel.

Dok. Motoflow
Manfaatkan bahan bekas untuk jadi etalase tools

2. Rapikan tools tanpa jejak

Baut-baut bekas sudah lumrah berserakan di bengkel ketika builder selesai bekerja. Belum lagi kunci-kunci atau yang kita sebut tools yang pastinya menyebar dimana-mana.

Dengan plat besi sisa, builder bisa membuat etalase tools mereka supaya enggak berserakan di mana-mana dan susah dicari saat diperlukan. Ketika builder Trash Responsibly, maka kenyamanan dan kebersihan bengkel juga terjaga.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Motoflow by MotorPlus
Penulis : Fathia Yasmine
Editor : Sheila Respati

Video Pilihan


YANG LAINNYA