6 Fakta Gak Boleh Lewatkan MotoGP Aragon 2021, Malam Nanti

Joni Lono Mulia - Minggu, 12 September 2021 | 15:45 WIB
MotoGP
Marc Marquez jadi salah satu fakta gak boleh sampai lewatkan MotoGP Aragon 2021, Kembainya Raja Motorland Aragon, Minggu (12/9/2021)

MOTOR Plus-online.com - Fanatikan MotoGP gak boleh lewatkan MotoGP Aragon 2021, Minggu malam ini (12/9/2021), ada 6 faktor jaminannya.

Jaminan 6 faktor ini bikin fanatikan MotoGP benar-benar gak boleh melewatkan MotoGP Aragon 2021.

Bikin penasaran apa saja sih 6 faktor yang gak boleh sampai melewatkan MotoGP Aragon 2021;

1. Kembalinya Raja Motorland Aragon

Raja sirkuit Motorland Aragon adalah Marc Marquez.

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez sudah menggasak 5 kali juara di MotoGP Aragon.

Marc Marquez juara MotoGP Aragon musim 2013, 2016 hingga 2019.

Bukti Marc Marquez jadi raja Motorland Aragon sampai didedikasikan nama sirkuit 11 sirkuit Motorland Aragon dengan nama tikungan Marc Marquez.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Aragon 2021, Francesco Bagnaia Pole Position, Marc Marquez Urutan Segini

Baca Juga: Hasil FP4 MotoGP Aragon 2021, Marc Marquez Melesat Lagi, Fabio Quartararo di Urutan Segini

Marc Marquez wajib diwaspadai di MotoGP Aragon 2021.

Hal itu dipamerkan Marc Marquez di sesi latihan resmi 1 dan 4 (FP1 dan FP4) MotoGP Aragon 2021 menjadi yang tercepat.

Meski begitu, Marc Marquez harus puas start di barisan kedua atau posisi 4.

"Target realistis saya memang paling jelek start di barisan kedua di balapan MotoGP Aragon 2021 dan bisa tercapai," ujar Marc Marquez.

"Secara ritme balap cukup puas dan saya optimis bisa bersaing dengan pembalap rombongan depan," imbuh Marc Marquez.

Selain statistik di sesi latihan resmi dan juga target posisi start di MotoGP Aragon 2021.

Marc Marquez punya rapor gemilang bila tampil di sirkuit dengan lay-out anti-clockwise atau sirkuit dengan arah berlawanan jarum jam.

Terbukti, Marc Marquez jadi juara di MotoGP Jerman 2021, Juni silam.

Sirkuit MotoGP Sachsenring faktanya lay-out dengan arah berlawanan arah jarum jam alias anti-clockwise.

Baca Juga: Hasil FP3 MotoGP Aragon 2021, Fabio Quartararo Gaspol, Marc Marquez Urutan Segini

2. Ducati Pecah Telur Setelah 1 Dekade

Skuat Ducati bikin sejarah dengan menggasak pole position MotoGP Aragon 2021 berkat pembalap MotoGP Francesco Bagnaia.

Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia berhasil menggasak pole position setelah terakhir kalinya dicetak di MotoGP Aragon 2010 silam lewat Casey Stoner.

Satu dekade lamanya Ducati butuh waktu untuk bisa menggasak pole position.

Tak sampai di situ, pole position Francesco Bagnaia makin gemilang setelah memecahkan catatan rekor waktu milik Marc Marquez yang dibuat sejak 2015 silam.

Franceso Bagnaia mencetak waktu 1:46,322 atau lebih cepat 0,313 detik dari waktu Marc Marquez (2015) dengan torehan 1:46,635.

Sejarah Ducati bisa pole position di MotoGP Aragon 2021 ini juga mengingatkan bagaimana di MotoGP Aragon 2010 silam Casey Stoner juga sukses meraih kemenangan.

Tentunya dengan penampilan Francesco Bagnia yang berhasil pole position di MotoGP Aragon 2021.

Harapannya Francesco Bagnaia bisa mempersembahkan kemenangan di MotoGP Aragon 2021.

Baca Juga: Turing Antar Negara, Pembalap MotoGP Ini Bikin Tim Dan Pemilik Motor Gelisah

3. Fabio Quartararo Gulingkan Mitos Jelek Yamaha

Pembalap MotoGP Fabio Quartararo telak-telak jadi andalan skuat Yamaha pabrikan di MotoGP 2021.

Fabio Quartararo saat ini memuncaki klasemen pembalap MotoGP 2021 dengan 206 poin.

Namun demikian, performa Fabio Quartararo dan motor MotoGP Yamaha di sirkuit MotoGP Motorland Aragon tidak begitu mengesankan.

Fabio Quartararo belum pernah menang di sirkuit MotoGP Motorland Aragon sejak menjalani debut MotoGP musim 2019.

Begitu pulan, motor MotoGP Yamaha YZR-M1 belum pernah menang lagi sejak MotoGP Aragon 2015 silam.

Kabar bagusnya, Fabio Quartararo start di front row di MotoGP Aragon 2021.

Fabio Quartararo start di posisi 3 tepatnya.

Pembalap MotoGP Monster Energy Yamaha MotoGP Fabio Quartararo mengaku optimis bisa memberikan performa terbaik di MotoGP Aragon 2021.

Baca Juga: Blak-blakan Bukan Trek Favorit, Fabio Quartararo Start Front Row Di MotoGP Aragon 2021

Baca Juga: Hasil FP3 MotoGP Aragon 2021, Fabio Quartararo Gaspol, Marc Marquez Urutan Segini

Kalau sampai terjadi Fabio Quartararo jadi juara di MotoGP Aragon 2021.

Fabio Quartararo bikin sejarah baru jika berhasil juara di MotoGP Aragon 2021.

Fabio Quartararo jadi pembalap MotoGP Yamaha kedua yang bisa juara setelah Jorge Lorenzo (2014-2015).

Fabio Quartararo menjadi pembalap MotoGP Prancis pertama bisa juara di sirkuit MotoGP Motorland Aragon.

4. Misi Mustahil Pembalap Suzuki

MotoGP Aragon 2021 jadi tugas berat bagi pembalap Team Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins.

Joan Mir masih belum mendapatkan formula jitu mendapatkan time attack atau catatan waktu kencang dalam satu lap.

Meskipun, Joan Mir mengaku optimis menghadapi MotoGP Aragon 2021 setelah berhasil menempati posisi start 7.

Hasil yang lebih parah dirasakan Alex Rins di mana dirinya harus start di posisi 20 di MotoGP Aragon.

Baca Juga: Nostalgia Suzuki RK Cool, Motor Ayam Jago 2-tak Gagal Balapan

Padahal, Alex Rins dan Joan Mir menggasak podium 1 dan 3 MotoGP Aragon 2020.

Tentunya, Alex Rins dan Joan Mir berharap setidaknya bisa mengulang performa serupa MotoGP Aragon 2020 di musim ini.

Baik Joan Mir dan Alex Rins optimistis bila ritme balap motor MotoGP Suzuki GSX-RR bisa bikin kejutan rival di balapan MotoGP Aragon 2021, Minggu (12/9/2021).

Kira-kira berhasilkan pembalap Team Suzuki Ecstar menjalankan Mission Impossible alias misi mustahil di MotoGP Aragon 2021?

5. Maverick Vinales Semusim Bisa Bela 2 Tim Pabrikan

Pembalap MotoGP Maverick Vinales jadi salah satu paling disorot di MotoGP Aragon 2021.

Soalnya, Maverick Vinales jadi pembalap satu-satunya yang bisa membela 2 tim MotoGP pabrikan sekaligus dalam semusim.

Maverick Vinales adala pembalap skuat Yamaha pabrikan, Monster Energy Yamaha MotoGP, di awal musim 2021 hingga Agustus 2021.

Terhitung MotoGP Aragon 2021 atau September ini berstatus pembalap skuat Aprilia pabrikan, Aprilia Racing Team Gresini hingga akhir musim nanti.

Baca Juga: Bikin Tercengang, Fakta Maverick Vinales Dipecat Yamaha Udah Balapan Lagi Di MotoGP Aragon 2021

Maverick Vinales langsung genjot motor MotoGP Aprilia RS-GP sebagai pembalap reguler skuat Aprilia Racing Team Gresinis.

Maverick Vinales menggusur posisi Lorenzo Savadori yang sebelumnya berstatus pembalap reguler skuat Aprilia Racing Team Gresini.

Sejak masuknya Maverick Vinales, Lorenzo Savadori turun status jadi test rider tim Aprilia pabrikan di MotoGP 2021.

Sepak terjang Maverick Vinales jadi sorotan karena kontroversi yang terjadi di tim MotoGP sebelumnya.

Alasan Maverick Vinales pecah kongsi dengan skuat Yamaha pabrikan karena input dan masukan darinya tidak didengar para insinyur Yamaha pabrikan soal pengembangan motor Yamaha M1.

Salah satu keluhan Maverick Vinales soal top speed motor Yamaha M1 yang kalah dengan motor MotoGP rival.

Nah, itu sebabnya Maverick Vinales membelot ke skuat Aprilia pabrikan alih-alih bisa mendapatkan motor MotoGP yang kaya top speed seperti dipunyai Aprilia RS-GP.

Meskipun demikian, Maverick Vinales tidak memasang target ambisius bersama tim barunya Aprilia Racing Team Gresini.

Maverick Vinales targetkan mengoleksi banyak lap di atas motor MotoGP Aprilia RS-GP agar bisa cepat beradaptasi dan menyesuaikan gaya balap dengan motor barunya.

Baca Juga: Jelang MotoGP Aragon 2021, Bos Yamaha Sindir Keras Maverick Vinales

6. Ambisi Murid Valentino Rossi

Murid Valentino Rossi Francesco Bagnaia benar-benar pede abis menghadapi MotoGP Aragon 2021.

Terbukti, pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia mencetak pole position atau start paling depan.

Pole position Ducati setelah satu dekade lamanya di sirkuit MotoGP Motorland Aragon.

Pembalap Ducati pabrikan sukses meraih pole position MotoGP Aragon sebelumnya adalah Casey Stoner musim 2010 silam.

Casey Stoner pun tak hanya menggasak pole position, dia juga berhasil jadi juara MotoGP Aragon 2010.

Nah, Francesco Bagnaia punya ambisi mengulang pencapaian pendahulunya Casey Stoner di MotoGP Aragon 2010.

Francesco Bagnaia berupaya dapat mengawingkan pole positon di MotoGP Aragon 2021 dengan jadi juara.

Francesco Bagnaia dibuat penasaran selama 12 ronde MotoGP 2021 berlangsung.

Baca Juga: Jelang MotoGP Aragon 2021, Fabio Quartararo Gak Peduli Soal Murid Rossi Di Tim Pabrikan

Baca Juga: Update Klasemen Setelah MotoGP Styria 2021, Joan Mir Geser Murid Rossi

Pasalnya, Francesco Bagnaia jadi pembalap tim Ducati pabrikan yang belum mencicipi kemenangan.

Francesco Bagnaia harus mengakui Jack Miller rekan setim di skuat Ducati Lenovo Team yang sudah mengantongi 2 kemenangan (MotoGP Spanyol dan Prancis 2021).

Francesco Bagnaia tentu kebelet banget pengin mencatat kemenangan di MotoGP Aragon 2021.

Jadi momentum karena Francesco Bagnaia sudah bikin rekor sendiri di MotoGP Aragon 2021.

Francesco Bagnaia memecahkan rekor waktu tercepat sirkuit MotoGP Motorland Aragon milik Marc Marquez, 1:46,635 menjadi lebih cepat dengan catatan 1:46,332.

Francesco Bagnaia juga mengukir 50 kali pole position bagi Ducati di era MotoGP 4-Tak sejak 2002.

Tentunya, Francesco Bagnaia berambisi untuk bisa jadi juara MotoGP Aragon 2021 untuk menggenapi semua catatan rekor di atas.

Kalau Francesco Bagnaia juara di MotoGP Aragon 2021 jadi pembalap kedua Ducati setelah Casey Stoner di 2010 silam yang berhasil gasak pole position sekaligus juara.

Penulis : Joni Lono Mulia
Editor : Joni Lono Mulia

Video Pilihan




YANG LAINNYA

Tag Popular