Ghozali Everyday Viral Setelah Jual Foto Selfie Sampai Miliaran Rupiah, Ini Alasannya Foto Setiap Hari

Fadhliansyah - Jumat, 14 Januari 2022 | 09:20 WIB
opensea.io
Ghozali Everyday Viral Setelah Jual Foto Selfie Sampai Miliaran Rupiah, Ini Alasannya Foto Setiap Hari

MOTOR Plus-online.com - Ghozali Everyday viral setelah jual foto selfie sampai miliaran rupiah, ini alasannya foto setiap hari.

Lagi ramai di media sosial nih Ghozali Everyday, yang menjual foto selfie dirinya sejak 2017-2021 sebagai NFT (Non Fungible Token) di OpenSea.

Bahkan keuntungan menjual fotonya itu, bisa untuk membeli 24 unit SPBU Pertamina lho, fantastis ya!

Brother mungkin penasaran, siapa sih sosok dibalik Ghozali Everyday yang lagi viral ini?

Ghozali Everyday merupakan pemuda berusia 22 tahun yang sedang berstatus sebagai mahasiswa Udinus.

Ia tiba-tiba menjadi pembicaraan setelah kesuksesannya meraup miliaran Rupiah dari foto selfie yang ia jual di platform jual beli NFT, OpenSea.

Melansir artikel Tribun Jateng, Platform tersebut memungkinkan jual beli NFT antar penyedia dan kolektor dengan mata uang kripto Etherium (ETH).

NFT yang dinamakan "Ghozali Everyday" berisi kumpulan foto Ghozali sejak berusia 18 tahun hingga 22 tahun yang bisa dikoleksi siapa pun.

opensea.io
Ghozali Jual Foto Selfie 5 Tahun Setara 24 SPBU Pertamina, Jual Satu Foto Saja Bisa Beli Motor Matic Baru

Baca Juga: Ghozali Jual Foto Selfie 5 Tahun Setara 24 SPBU Pertamina, Jual Satu Foto Saja Bisa Beli Motor Matic Baru

"Ini benar-benar gambar saya di depan komputer hari demi hari," tulis Ghozali dalam laman OpenSea miliknya.

Ghozali menyediakan sebanyak 933 foto selfie-nya untuk dikoleksi.

Mulanya, harga untuk mengoleksi 1 selfie Ghozali hanya sebesar 0.001 ETH atau sekitar Rp45 ribu saja.

Setelah viral hingga mengundang banyak kolektor, harga NFT Ghozali Everyday rata-rata di sekitar 0.3 ETH atau Rp14 juta.

Alasan Foto Selfie Tiap Hari

Melalui akun Twitternya Ghozali_Ghozalu, ia menjelaskan awal mula tujuannya mengambil foto selfie setiap hari sejak usia 18 tahu.

"Tujuan saya mengambil foto selfie setiap hari selama lima tahun adalah untuk video ini," ucap Ghozali sembari menautkan video di Youtube dalam tweetnya.

Video tersebut menggabungkan seluruh foto selfienya dari hari ke hari.

"Dan harapannya nanti saat saya wisuda akan ambil foto selfie dan ditaruh di akhir video, sepertinya akan jadi keren," ucapnya.

Baca Juga: Tajir Mendadak, Foto Selfie 5 Tahun Ghozali Laku Setara 24 SPBU Pertamina

Melalui akun Twitter-nyanya juga, Ghozali mengatakan, setiap selfie memiliki cerita di baliknya.

Coba lihat apa penjelasan Ghozali terkait foto yang berhasil dikoleksi seseorang ini.

"Sangat langka, rambut ini mirip Tobey emo Spiderman 3," jelas Ghozali merujuk Spider-Man yang terkena efek Symbiote.

"Cerita pendek panjang (?) Di malam hari saya tak bisa tidur karena banyak berpikir, saya menyadari besok saya harus pergi ke sekolah," jelas Ghozali di NFT edisi kesekiannya.

Hingga Rabu (12/1), Ghozali mengumumkan NFT-nya hanya tersisa 331 saja.

Dari tangkapan layar, seluruh NFT yang diperdagangkan dalam selfie Ghozali baik beli atau jual sudah mencapai 0.66 ETH atau sekitar Rp31 juta.

Seiring banyaknya kolektor yang berminat mendapatkan Ghozali Everyday, nilai NFT diperdagangkan naik setiap waktu.

Tercatat pada Kamis (13/1/2021) Ghozali Everyday sudah mencatatkan volume perdagangan sebesar 258 ETH atau sekitar Rp12 miliar.

Salah seorang kolektor yang memiliki Ghozali Everyday seri #732 bahkan menghargai selfie Ghozali sebesar 999 ETH atau sekitar 3 juta dolar AS atau sekitar Rp42 miliar.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Sosok Ghozali Everyday: Pemuda Asal Semarang, Raup Miliaran Rupiah dari Foto Selfie di NFT OpenSea

Source : Surya.co.id
Penulis : Fadhliansyah
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

Tag Popular