Find Us On Social Media :

Yamaha MX King 2017 Kompresi Rendah Jaga Ketahanan Mesin

By Candra, Kamis, 11 Mei 2017 | 19:57 WIB
()

Tim Yamaha Yamalube Reni Abadi KYT IRC Cream Pie MBKW2 sengaja membuat kompresi Yamaha MX King rendah.

Berlaga di kelas MP1 bebek 4-tak tune up seeded mematok angka 12,5 : 1, kompresi tersebut dilakukan Fajar sang mekanik supaya bisa bertahan selama 20 lap dengan kondisi sirkuit yang sangat panas.

Jika bermain kompresi yang terlalu tinggi, dikhawatirkan motor mudah jebol menjelang lap-lap terakhir.

Toh buktinya, motor MX King kerjaan Fajar menempel ketat rombongan depan dan sempat berada di posisi 1 beberapa lap.

(BACA JUGA : Modif Yamaha MX King Macho Gaya Yamaha Tech-3)

“Raimonaq Firdaus sang pembalap sangat suka tipikal motor yang mengandalkan putaran tengah sampai atas, mengingat sirkuit Pasir Panjang Singkawang lay out baru lebih banyak rolling speed,” ungkap mekanik yang mengantarkan Raimonaq di posisi 3 kelas MP1.

1. Piston

Mempercayakan piston berlabel SND berdiameter 57,0 mm membikin mendem 1 mm, yang dipadukan klep berukuran 24 mm (in) dan 21 mm (ex). Ketemunya total durasi kem menjadi 272 (in) dan 273 (close).

“Magnet sudah diganti SND rotor yang lebih cocok dengan tipikal motor yang dibekali injeksi, lebih praktis dan efeknya juga cukup besar di putaran atasnya,” imbuhnya.

2. Throttle Bodi

Dibagian throttle bodi, Fajar memercayakan pada merk SYS yang dianggap mampu mencampur bahan bakar dan udara lebih sempurna.

Untuk kebutuhan bensin digunakan 2 buah injektor, yang utama 12 hole sekundernya 10 hole.

“Injector timing diset di 390° selama 3,7 ms, injektor pertama menyemprot di bukaan gas 0-100%, sedang yang kedua 50-100% mulai di 7.000 rpm,” terang Fajar lagi.

Yamaha MX King 2017 (Banjarmasin) Kompresi Rendah Jaga Ketahanan Mesin

3. Rotor

Sebagai motor balap, MX King ini tak lagi pakai magnet.

Karena suplai listrik sudah full DC cukup dari aki, sebagai gantinya hanya rotor bikinan SND dengan 11 tonjolan sebagai pemberi sinyal pada ECU Aracer.

4. Rasio

Meskipun dibekali rasio 6 speed, tapi mekanik andalan tim Banjarmasin ini tidak menggunakan gigi 6 dan hanya sampai di gigi 5 saja.

Maka dari itu, untuk settingan sirkuit permanen langsung dibikin rasio dengan spek 13-34 (1), 18-30 (2), 22-30 (3), 21-25 (4) dan 21-22 (5).

Data Modifikasi
Ban : IRC Fast1, 90/80
ECU : Aracer
Throttle bodi : SYS
Knalpot : Creampie (www.motorplus-online.com)