Find Us On Social Media :

6 Mantan Pembalap MotoGP Yang Bikin Tim Sendiri

By , Kamis, 20 Juli 2017 | 06:23 WIB

Valentino Rossi mendapat tawaran dari CEO Dorna, Carmelo Ezpelata untuk membuat tim di kelas MotoGP.  Maklum karena kontrak Rossi bersama Yamaha akan habis di tahun 2018 mendatang bor.

VR46 merasa sangat tersanjung dengan tawaran Ezpeleta namun merasa masih belum cukup besar untuk memiliki tim MotoGP. 

Tapi, sebelum Rossi sudah ada loh mantan pembalap MotoGP yang sudah buat timnya sendiri. Mau tau?

(BACA JUGA : Mulai Pendekatan Supaya Valentino Rossi Punya tim MotoGP)

Berikut 6 mantan pembalap MotoGP yang bikin timnya sendiri

1. Max Biaggi

Mantan pembalap MotoGP dan juara Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) 2010 dan 2012, Max Biaggi mengikuti jejak Valentino Rossi dengan memiliki tim balap.

Status tim Biaggi bakal jadi tim junior Mahindra yang turun di ajang Moto3.

Tim Biaggi sendiri bakal mengikuti kejuaraan di Italia dan beberapa putaran Moto3 Junior CEV Repsol pada tahun 2017 dengan pembalap Alessandro Del Bianco dan Davide Baldini.

2. Casey Stoner

Mantan juara dunia MotoGP dua kali Casey Stoner memiliki harapan besar suatu hari nanti dapat memiliki tim balap sendiri.

Namun ternyata pria asal Australia itu tidak akan membawa timnya berkompetisi di ajang MotoGP.

Stoner lebih tertarik membuat tim di arena Motocross. Meski ingin memiliki tim balap sendiri, Stoner belum berencana mewujudkannya dalam waktu dekat.

3. Fausto Gresini

Semenjak jadi pemilik tim tahun 1997, Gresini sanggup jadi ikon tim satelit MotoGP yang disegani. Dia sanggup mengangkat pembalap di kelas GP250 dan Moto2 jadi kampiun dunia.

Gresini sempat merasakan juara dunia GP250 bersama Daijiro Kato tahun 2001 dan juara dunia Moto2 dengan Toni Elias tahun 2009. Tahun 2004 Gresini mencicipi runner up bersama Sete Gibernau di MotoGP.

Terakhir, dia bikin Marco Simoncelli sebagai pembalap tim satelit yang membongkar dominasi tim pabrikan. Sayangnya, Marco meninggal di Sepang dua tahun lalu.

4. Lucio Cecchinello

Bos Tim LCR Honda ini mantan rival Valentino Rossi di ajang balap GP125 pada 1996 dan 1997.

Meski sejak 1996 itu juga sudah bernaung di tim sendiri, tapi pria ramah itu memilih untuk berhenti dari ajang balap dan mulai merintis usaha sebagai pemilik tim balap.

Berulang kali Ia sudah mengantar beberapa pembalap untuk meraih kemenangan seri. Namun Ia selalu tampil low profile, tak ingin begitu umbar nama.

5. Carlos Checa

Punya tim balap, memang jadi pilihan yang paling masuk akal bagi mantan pembalap yang sudah memasuki usia 40 tahun ke atas.

Hal ini pun lantas menjadi impian Carlos Checa yang merupakan mantan rival Valentino Rossi.

Kini usianya sudah mencapai di atas 44 tahun dan Ia mulai punya impian untuk memiliki tim sendiri.

Tentunya efeknya bukan untuk pembuktian kualitasnya sebagai mantan pembalap, tapi lebih ke arah pembinaan pembalap muda bertalenta terbaik.

6. Valentino Rossi

Walaupun belum menjadi mantan pembalap, Doi patut diperhitungkan. Herve Poncharal, bos Yamaha Tech3, mengatakan bahwa Valentino Rossi memiliki ambisi yang besar untuk mengembangkan tim VR46 ke kelas MotoGP.

Bahkan, Carmelo Ezpeleta, selaku CEO Dorna Sports penyelenggara MotoGP, akan memberikan kesempatan kepada Valentino Rossi jika ia ingin tim VR46 masuk di kelas MotoGP.

Tapi, nampaknya rencana Rossi belum bisa terkabulkan dalam waktu dekat.

Hal itu di sebabkan karena sudah ada lima tim satelit yang telah menandatangani kontrak dengan Dorna selaku penyelenggara MotoGP hingga 2021.

Tim satelit yang dimaksud adalah LCR, Pramac, Tech3, Aspar dan Avintia.

Hal ini juga yang membuat impian Rossi untuk menurunkan tim VR46 di kelas MotoGP dalam waktu dekat sangat tipis.

(www.motorplus-online.com)