Find Us On Social Media :

Kapur Barus Sudah Tidak Efektif Menambah Oktan, Malah Berbahaya!

By Mohammad Nurul Hidayah, Senin, 4 Desember 2017 | 10:25 WIB
Peneliti di bidang Kesehatan juga menyebut kapur barus bisa sebabkan kanker ()

MOTOR Plus-online.com - Kidz zaman now ada yang tahu kalau kapur barus atau yang dikenal dengan sebutan kamper bisa digunakan untuk menaikan nilai oktan bahan bakar?

Zaman dulu mencampur kapur barus ke bahan bakar untuk menaikan nilai oktan bahan bakar sering dilakukan.

Namun, sepertinya belakangan sudah jarang yang menggunakan cara ini.

Tentu ada alasan kenapa cara ini mulai ditinggalkan.

(BACA JUGAKapur Barus Dicampur Ke Bensin, Emangnya bisa?)

“Kapur barus memang dulu digunakan sebagai additive untuk menaikan oktan bahan bakar jenis gasoline, yang beroktan rendah,” ucap Cecep Rusdi, yang menjabat IH Assessor Environmental Division di salah satu perusahaan bidang sertifikasi, inspeksi, konsultasi dan laboratorium di Jakarta.

Mulai ditinggalkan karena memang penggunaan kapur barus ini sudah tidak optimal dalam mengangkat nilai oktan.

Kandungan napthelene pada kapur barus, hanya beroktan 90.

Makanya dulu sering digunakan pada bahan bakar beroktan 88 seperti jenis Premium.

(BACA JUGAAstaga! Usai Isi Bensin Honda Vario 125 Ini Terbakar Hebat, SPBU Dalam Bahaya)

Namun, seperti yang kita tahu kalau masyarakat sekarang sendiri jarang menggunakan Premium untuk kendaraan pribadi.