Find Us On Social Media :

Bodi Motor Rusak Setelah Kecelakaan, Lebih Baik Dibenerin apa Ganti Baru Sih?

By Ahmad Ridho, Sabtu, 30 Juni 2018 | 20:00 WIB
Bodi motor rusak setelah kecelakaan. (IG @infocegatanklaten)

MOTOR Plus-online.com - Saat digunakan sehari-hari, terjatuh atau tabrakan merupakan risiko yang bisa saja terjadi pada pengendara maupun motor.

Ketika terjatuh atau terjadi kecelakaan, bagian bodi motor dapat mengalami kerusakan ringan, hingga berat.

Tingkatannya mulai dari lecet halus karena terserempet, hingga bodi retak atau pecah berkeping-keping.

Untuk memperbaikinya, pilihan yang dapat diambil adalah memperbaiki kembali bodi atau melakukan penggantian total pada bagian bodi yang rusak.

(BACA JUGA: Hasil FP4 MotoGP Belanda: Marquez Kembali Berkuasa, Vinales Tercecer dan Lorenzo Makin Tenggelam)

Nah, jika ada kerusakan pada bodi motor, lebih baik diperbaiki atau ganti baru ya?

"Jika terdapat kerusakan pada bodi, daripada diperbaiki lebih baik diganti saja panel bodinya," ungkap Kurniawan, Sales Counter HPS Astra Motor di Jakarta Timur (26/6).

Karena sebagian besar bodi motor terbuat dari bahan plastik, tentunya ada alasan tersendiri mengapa penggantian panel lebih disarankan.

"Ganti panel bodi adalah pilihan yang lebih mudah karena konsumen cukup pesan di bengkel resmi dan total biaya yang dikeluarkan bisa lebih murah daripada diperbaiki kembali untuk dicat ulang," ujarnya.