Find Us On Social Media :

Munculnya Suara Kasar dari CVT Motor Matik, Apa Iya Karena Malas Ganti Oli Gardan?

By Fadhliansyah, Minggu, 30 September 2018 | 14:20 WIB
CVT dan suspensi belakang Suzuki Nex II (Rizky/OTOMOTIF)

MOTOR Plus-online.com - Kalau ada suara kasar di motor matik, seringkali berasal dari area CVT (Continuosly Variable Transmission).

Pastinya motor jadi enggak nyaman kan dikendarai kalau ada suara kasar, apalagi bisa menjadi indikasi adanya kerusakan di area CVT.

Sumber suara berisik pada motor matik ada dua, menurut bengkel spesialis matik, Takutic, di Jakarta Selatan.

Yaitu akibat komponen yang sudah aus seiring pemakaian, atau karena jarang mengganti oli gardan saat servis.

(BACA JUGA: Jangan Lewatkan, Dari 1 Agustus Sampai 31 Oktober 2018 Denda Pajak Dihapus, Balik Nama Gratis)

“Rumah roller dan bushing bisa jadi oblak yang mengakibatkan suara kasar di motor. Supaya kembali halus solusinya kedua komponen tersebut perlu diganti,” ucap Warman dari bengkel Takutic di Kebagusan, Jakarta Selatan.

Nah untuk estimasi biayanya, penggantian rumah roller dan bushing berikut jasa perbaikan dikenakan sekitar Rp 160 ribu.

Perihal oli gardan, ternyata masih banyak pengguna yang belum paham dan membiarkan sehingga jarang diganti.

“Kalau dibiarkan, gear transmisi bisa rusak karena oli transmisi sudah mengental dan tidak mampu melumasi lagi komponen tersebut,” tambah Warman.

(BACA JUGA:Wuih, Ini Yang Bikin Honda BeAT Jadi Primadona di Dealer Motor Bekas!)

Akibatnya, transmisi CVT matik mengeluarkan suara kasar dan butuh biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Supaya hal tersebut tidak terjadi, bengkel menyarankan agar melakukan penggantian oli gardan matik setiap 6000 km.