"Tahun depan (MotoGP 2019, red) Yamaha akan bikin motor yang smooth saat keluar tikungan. Jadi ban enggak cepat habis," sambung Tsuya.
Tsuya sudah terang-terangan masalahnya ada mesin untuk motor yang dipakai Valentino Rossi, termasuk motor yang dipakai Maverick Vinales.
Uniknya nih kenapa penggantinya orang yang berpengalaman di pengembangan sasis.
Berbeda saat penunjukan Masao Furusawa yang bergabung dengan tim MotoGP Yamaha 2004.
Masao membawa Yamaha juara dunia MotoGP tujuh kali.
Kouji Tsuya yang mengundurkan dari tim MotoGP Yamaha (MotoGP.com)
Masao yang mengembangkan mekanisme kerja kruk-as cross plane di Yamaha YZR-M1 2004.
Kruk-as cross plane menghasilkan tenaga yang besar, tapi smooth saat akselerasi.
Sebelum bergabung di tim MotoGP Masao menjabat General Manager Pengembangan Teknik Yamaha di Yamaha Motor Company, Jepang.
Masao kuat di pengembangan mesin.
Masalahnya musim depan Sumi yang bertanggung jawab untuk Yamaha YZR-M1 berasal dari ahli sasis.
Fakta itu yang bisa menggagalkan Valentino Rossi untuk bagus di MotoGP tahun ini.
Bertepuk sebelah tangan kata pepatah lama bro!