Mereka juga telah mengundang geng jalanan tersebut untuk berdoa di dalam masjid bukan hanya untuk berjaga-jaga di luar masjid saja.
"Tidak ada rasa takut dan kita tidak takut.
Mereka (anggota geng) tidak harus berdiri di luar masjid, mereka bisa masuk ke dalam, tepat di belakang (kami) ketika khotbah diberikan," katanya kepada Herrald Selandia Baru.
Polisi juga menawarkan perlindungan kepada komunitas Muslim.
Baca Juga : Kode Keras, Lambretta Kembali Ke Pasar Indonesia Saingi Vespa
Komunitas Muslim membuka diri untuk semua anggota masyarakat pada hari jumat dan mengharapkan partisipasi yang besar.
Mohsin mengatakan, mereka akan menyediakan ruang di taman jika area dalam masjid tidak dapat menampung semua orang.
"Kami ingin semua orang datang, tetapi kami tidak ingin ada yang menunjukkan rasa takut.
Kami tidak takut.
Baca Juga : Mau Nyaman, Seting Sok Belakang Motor Sport Sesuai Dengan Bobot
Anda tidak harus berdiri di luar masjid, kami ingin Anda berada di dalam, bersama kami," tambahnya.
Fatu berjanji bahwa para anggota Mongrel akan bertindak damai dan geng tersebut tidak akan dipersenjatai.
Anggota geng hanya ingin memastikan saudara Muslim mereka aman dan nyaman.