“Jalan ini juga jalur padat kendaraan berat, seperti tronton dan dump truk. Udah sering kecelakaan maut di sini,” ujarnya.
Apalagi lanjutnya, kondisi arus lalu lintas di persimpangan Jalan Kom Yos Sudarso-Jalan Hasanudin Pontianak, yang tidak ada rambu lalu lintas traffic light.
Baca Juga : Polres Palu Kembalikan Motor Honda CBR 150R Curian ke Pemiliknya
Hingga di kawasan ini pengendara sering saling mendahului dan membuat arus lalu lintas jadi semrawut.
“Di sini kalau pagi atau sore memang padat kendaraan. Belum lagi kendaraan berat melintas mau masuk pelabuhan atau gudang. Jadi di sini jalur Jeruju memang rawan kecelakaan,” terangnya.
Sementara itu Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Abdullah SH menjelaskan, kasus lakalantas tersebut kini sudah ditangani Satlantas Polresta.
Ia pun mengimbau seluruh pengendara agar selalu waspada dalam mengemudikan kendaraannya bila melintasi Jl Kom Yos Sudarso (Jeruju).
Baca Juga : Sadis, Biker Australia Bangun Motor Tiga Roda Pakai Turbo Buat Touring
"Wilayah Pontianak Barat memang kerap terjadi lakalantas dengan truk tronton karena dekat dengan pelabuhan. Demi menekan laka, kami selalu patroli pengamanan lingkungan, memberikan imbauan dan sosilaidasi kepada masyarakat, termasuk imbauan waspada jambret, curanmor, antisipasi kebakaran dan lain-lain," tandasnya.
Kompol Abdullah mengatakan ia berencana akan melayat ke rumah duka di Gang Kelapa III, Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat, yang juga tak jauh dari lokasi kejadian.
Ketua organisasi Driver Online Pontianak, Siswono mengimbau agar para driver mematuhi rambu dan santun dalam berkendara demi keselamatan lalulintas.
Pria akrab disapa Abah Sis itu mengaku, mereka dari Organisasi Driver Online Pontianak berencana akan membantu korban kecelakaan tersebut.
Baca Juga : Warga Palu Boleh Tenang, Komplotan Curanmor Ditangkap dan Diberi Hadiah