"Untuk mesin-mesin moge diatas 450 cc, biasanya menggunakan frame berdiameter 41 mm,” bebernya.
Baca Juga : Video Pengunjung Rumah Makan Padang Panik, Motor Pengangkut Gas 3 kg Terbakar
Setelah frame dipilih, masuk ke tahap berikutnya yang juga tidak kalah pentingnya, yaitu pengelasan.
“Teknik pengelasan ini harus bagus dan benar. Karena, frame sebagus dan sekuat apapun jika tehnik pengelasannya salah maka akan kalah juga," papar Aska Erlangga, builder dari Spring Legacy.
“Untuk gue sendiri, pakai teknik las menggunakan CO2. Dimana, teknik las ini biasa digunakan oleh pabrikan-pabrikan motor untuk membuat frame motor standar," ungkapnya.
"Enggak cuma itu, bahan juga harus diperhatikan jangan sampai kelewat berat dan kebesaran pipa. Rangka harus lentur dan desain rangka harus punya center of gravity yang baik,” bongkar Aska.
Baca Juga : Geger! Yamaha NMAX Facelift 2019 Belum Jelas, Muncul Versi 2020?
Beres urusan rangka dan pengelasan, pindah ke tahap perakitan kaki-kaki.
Disini juga menentukan, kenyamanan dan proporsional motor chopper yang akan dibangun.
Untuk mesin-mesin small engine biasanya menggunakan racikan kaki-kaki dengan diameter pelek depan 21 inci dan belakang berdiameter 16-18 inci.
“Untuk lebarnya, tentunya pelek belakang harus lebih lebar dari pelek depan. Untuk mesin small engine, pelek belakang mulai dari 3,5 inci sampai 4,5 inci," lanjut Aris
Baca Juga : Apes Deh Abang Ojol ini, Niat Nyari Jalan Malah Nyemplung Diduga Korban Teknologi
"Sedangkan pada bagian depan, mulai dari 1,65 inci hingga 3 inci,” tambah Aris yang bengkelnya ada di Jl. Jl. Rambutan No. 54, RT. 07/11, Jati Mekar, Jati Asih, Bekasi Selatan, Jawa Barat.