"Ukuran sub frame disesuaikan anatomi motor yg menjadi kontet," jelas Robby yang juga doyan restorasi mobil tua itu.
Masih dalam rangka mengurangi wheelbase, swing arm dari Kaze dibonsai atau dipotong total 9 cm.
"Akibat bonsai rangka depan dan swing arm didapat wheelbase 102 cm," ucap Robby.
Baca Juga : Breaking News: Dimas Ekky Crash di Moto2 Jerez 2019, Langsung Red Flag
Untuk merapikan bekas pengelasan juga dilakukan pengecatan warna senada hitam dengan proses EDP (Elektonik Disposision Painting).
Orang awam biasa sebut dengan istilah cat celup.
"Kelebhan EDP ini catnya tahan panas sampe 140 derajat celcius dan tahan gores," ucap lelaki keturunan Manado ini.
BODI BELI JADI
Untuk menunjang penampilan, tangki dan sepatbor beli jadi tapi dipilih yang kualitas oke.
Baca Juga : Bangga, Pembalap Indonesia Berhasil Finish Posisi 10 di Red Bull Rookies Cup Spanyol Race 2
Kemudian dicat, warnanya sesuai dokumen basic motor yaitu candy blue.
Spidometer KOSO (AONG)
Box hawa untuk pernapasan mesin diambil dari tangki BBM mesin potong rumput juga sebagai penutup ruang kosong di bawah tangki.
Yang unik box aki Honda C70 dipasang terbalik, jadi kelihata kecil.