Roby menjelaskan peretasan itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Suami Kejam, Perut Wanita Dimasukan Grip Gas Motor Sampai Tidak Bisa Hamil
Tak lama berselang setelah pergantian giliran kerja.
"Totem dimatikan. Langsung di -hard reset untuk dimatikan," ujarnya.
Lebih lanjut, Roby menyebutkan SPBU yang diretas dikelola oleh mitra Pertamina berstatus SPBU DODO (Dealer Owned Dealer Operate) milik swasta dengan nomor seri SPBU 142021141.
Untuk antisipasi secara menyeluruh, pada Jumat (24/5/2019) pagi, Pertamina sudah menurunkan Tim IT Security untuk memeriksa di lokasi.
Baca Juga: Selain Obat Gredek Honda PCX 150, Paket CVT Harga Rp 500 Ribu Ini Bikin Akselerasi Makin Ngacir
Kemudian Tim IT Security sudah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan display LED di Totem.
Kasus ini mendapat perhatian dari manajemen pusat Pertamina.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman menjelaskan terkait kejadian peretasan diketahui pada Kamis (23/5/2019) pukul 22.00 WIB.
"Pihak SPBU bertindak cepat dan segera menonaktifkan display totem," ujar dia ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/5/2019).
Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Pertamina Sebut Papan Info SPBU di Medan yang Tampilkan Ujaran Kebencian Pada Jokowi Diretas,