Para juara di kelas teknisi dan service advisor di AHM-TSC 2019. (Motor Plus/ Fadli)
Paling hanya perlu sedikit penyesuaian di kelas motor karburator, karena di Indonesia sendiri kan kita sudah beralih ke teknologi injeksi," kata Masngudin.
Baca Juga: Terbongkar Misteri Mesin Motor atau Mobil Mendadak Mati di Atas Rel, Banyak Pemotor Kehilangan Nyawa
Begitu juga dengan Agung, ia merasa harus kembali lebih memahami motor dengan sistem pengabutan karburator.
Karena seperti yang kita tahu, saat ini sistem karburator sudah tidak banyak digunakan di motor-motor keluaran baru di Indonesia.
"Sama seperti mas Masngudin, tentunya persiapan matang dan lebih menguasai ilmu motor injeksi dan karburator.
Karena apapun motornya, kita harus selalu siap menjadi yang terbaik," kata Agung.
Baca Juga: Nguter Geger, Yamaha R15 Dikira Ghost Rider, Berhenti Setelah Tabrak Mobil dan Kantor Kecamatan
Menurut Wedijanto Widiarso, GM Technical Service Division AHM, para peserta yang dikirim ke ajang internasional akan dikarantina terlebih dahulu.
"Nantinya peserta yang akan mewakili Indonesia akan ditraining lagi selama kurang lebih satu bulan full, untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi kontes-kontes internasional," kata Wedijanto.