Find Us On Social Media :

Satu Keluarga di Bali Terciduk Beli Yamaha NMAX dan Vespa Sprint Pakai Duit Haram, Begini Modusnya

By , Jumat, 23 Agustus 2019 | 08:11
Sekeluarga pencuri ATM di Bali ditangkap dengan motor Yamaha NMAX (Eri Gunarta / Tribun Bali)

Mereka juga membeli satu unit motor Vespa Sprint, serta selembar nota pembelian drone.

Tak hanya itu, mereka juga menggunakan uang hasil curiannya untuk membuat dua buah ATM, dan membeli catok rambut.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata aksi pencurian sudah dilakukan sejak bulan Maret 2019.

Baca Juga: Dijual Berbagai Merek dan Tipe Mesin Motor Copotan Utuh Tinggal Pasang, Ini Daftar Harganya

Namun korban, I Wayan Suka (41) baru mengetahui ATM-nya hilang, Selasa (20/8/2019).

Hal tersebut disebabkan ATM tersebut tidak pernah digunakan oleh korban.

Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu Gusti Ngurah Jaya Winangun, Kamis (22/8/2019) saat ditanya terkait bagaimana cara para pelaku menguras isi ATM dalam kurun waktu beberapa jam, ia mengungkapkan bahwa pelaku sudah mencuri ATM milik korban sejak Maret 2019.

Para pelaku sudah melakukan penarikan sebanyak kurang lebih 60 kali, namun korban baru mengetahui ATM-nya hilang, Selasa (20/8/2019).

Baca Juga: Tanpa Marquez Honda Gak Menang, Analisis Mantan Orang Dekat Rossi

"Rp 300 juta ditarik kurang lebih sebanyak 60 kali dari bulan Maret sampai dia tertangkap," ujarnya.

Lalu kenapa kasus ini baru dilaporkan Selasa (20/8/2019), apakah para pelaku selalu mengembalikan kartu ATM milik korban setelah menarik sejumlah isi tabungannya?

Menurut Kanit Reskrim, hal ini bisa terjadi mengingat pelaku masih memiliki hubungan saudara dengan korban.

"ATM itu memang sudah dicuri sejak Maret. Korban tidak tahu ATMnya hilang, karena ATMnya ini tidak pernah digunakan," ujarnya.