"Kami apresiasi anggota di lapangan menjalankan tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat dilaksanakan secara baik," ujarnya.
Baca Juga: Biar Lebih Paham, Begini Cara Membedakan Botol Oli Pertamina Asli dan Palsu
Menurutnya, sikap tersebut memang sudah diintruksikan oleh Kapolres kepada seluruh anggotanya agar dalam menjalankan tugas menekankan sisi humanis.
"Artinya saat menindak pelanggar harus mengutamakan tutur, salam, sapa, dan senyum. Semoga ke depannya bisa dipertahankan dan lebih dari itu," kata dia.
Viralnya video tersebut diharapkan Rikky bisa menjadi sarana sosialisasi bagi masyarakat betapa pentingnya SIM saat berkendara.
Setelah ditelusuri lebih dalam, petugas polisi yang terlihat dalam video memberikan air dan sebungkus roti kepada pemotor itu ialah Kanitlantas Polsek Singaprna yakni Ipda Tono Suherman.
Baca Juga: Cuma di Otobursa 2019, Klakson Hella Kasih Harga Toko Diskon 15 - 30% dari HET
Saat dihubungi Tribun Jabar, Ipda Tono mengaku kaget kejadian yang terjadi Rabu (31/7/2019) lalu itu menjadi viral.
"Saya kaget video tersebut bisa viral dan tidak tahu siapa yang merekam dan memviralkannya. Kemarin Sore di kabarin anak katanya viral," kata Tono kepada Tribun Jabar.
Dia menceritakan, kejadian saat operasi lalu lintas itu terjadi di Jalan Singaparna-Garut tepatnya di Kampung Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.
Dari keterangannya, Pria berjaket kulit itu diketahui sebagai Kohir warga Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Tertunduk Lesu, Pelajar Naik Motor Gak Berkutik Diberhentikan Polisi, Kena Pasal Berlapis
Saat diperiksa petugas, pria yang diketahui berprofesi sebagai tukang cilok itu tidak memiliki SIM.