Berbeda dengan Mafatihatus Sururiyah (20), warga Driyorejo, yang SIM nya hilang, mengatakan saat melihat pengguna kostum mirip kintil anak, mengataku akan berhati-hati di jalan raya.
"Melihat korban kecelakaan itu, saya akan berhati-hati saat mengendarai kendaraan," kata Mafatihatus.
Sementara, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto melalui KBO Lantas Iptu Khairul Alam, mengatakan, pemberian contoh korban kecelakaan lalu lintas dengan berkostum ada kuntil anak diharapkan bisa memberikan efek jera agar tidak mengulangi tindakan melanggar lalu lintas.
"Hantu-hantuan ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar berhati-hati di jalan raya. Sehingga tidak terjadi kecelakaan lalu lintas sampai mengakibatkan meninggal dunia," kata Khairul Alam, Selasa (3/9/2019).
Selama operasi patuh sejak 29 Agustus 2019 sampai 11 September 2019 ini jajaran Polres Gresik sudah mindak langgar lalu lintas sebanyak 1.800 pelanggaran.
Baca Juga: Kabar Kemunculan Yamaha Mio Generasi Baru Bikin Heboh, Banyak Ubahan Baru Selain Bodi
Baca Juga: Bocor Penampakan Yamaha Mio Generasi Terbaru, Lekuk Bodi Tajam dan Sporty
"Pelanggaran ini didominasi anak-anak sampai remaja, sehingga kita bawa contoh korban kecelakaan lalu lintas. Diharapkan masyarakat yang terjaring operasi Semeru 2019 ini sadar bahaya kecelakaan," katanya.
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Unik, Operasi Patuh Semeru 2019 di Kabupaten Gresik Ada Tokoh Kuntilanak dan Korban Kecelakaan,