Find Us On Social Media :

Terjaring Razia Operasi Patuh 2019 Pemotor Tewas Memar-memar Setelah Berkelahi Dengan Polisi

By Selasa, 10 September 2019 | 07:38
Ilustrasi polisi sedang melakukan Operasi Patuh Jaya di 16 lokasi (instagram.com/tmcpoldametro)

VERSI KAPOLDA NTB

Dilansir dari tribunnews.com, Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana akhirnya angkat bicara soal kematian Zaenal Abidin.

Irjen Pol Nana Sudjana Kapolda NTB (facebook)

Irjen Pol Nana Sudjana menjelaskan kronologi perkelahian antara oknum polisi di lapangan Satlantas Polres Lombok Timur dengan Zaenal Abidin.

"Saya mulai dari kronologi saja, pada hari Kamis tanggal 5 September 2019 sekira pukul 20.20 Wita, bertempat di lapangan apel Satlantas Polres Lotim, si Zaenal dengan menggunakan sepeda motor dari arah melawan arus dan tanpa helm memasuki pintu gerbang Kantor Satlantas," ungkap Irjen Pol Nana Sudjana, dalam jumpa pers, Senin (9/9/2019).

Zaenal Abidin kemudian menanyakan motornya.

"Tiba-tiba Zaenal memukul anggota lantas (polantas) yang mengakibatkan terjadinya perkelahian, dengan anggota yang bertugas," ungkap Irjen Pol Nana Sudjana.

Baca Juga: Beli Motor STNK Only Murah Banget Tapi Rawan Dijebak Polisi, Ini Trik Amannya

Usai terjadi perkelahian, lanjut Irjen Pol Nana Sudjana, Zaenal Abidin dibawa ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk diperiksa.

Namun, saat hendak dibawa, Zaenal Abidin terjatuh tak sadarkan diri.

"Karena akibat pergumulan itu, Zaenal Abidin sempat dibawa ke SPKT untuk diperika, namun tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri," terang Irjen Pol Nana Sudjana.

Melihat kondisi itu, polisi kemudian membawa Zaenal Abidin ke Rumah Sakit Umum Selong, Lombok Timur.

Tapi, setelah melalui perawatan, Zaenal Abidin meninggal dunia pada Sabtu (9/9/2019) itu.