Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung MPR/DPR, Bikers Tidak Bisa Tembus dan Cari Jalan Lain
Lanjut, pada pukul 12.30-14.00 WIB, lajur 1 tetap digunakan untuk kendaraan menuju Puncak
Lajur 2 ditutup untuk memastikan lajur steril dari kendaraan menuju Puncak.
Habis lajur 2 steril dari kendaraan, mulai pukul 14.00-20.00 WIB, arus lalu lintas diubah menjadi lajur 1 untuk kendaraan menuju Puncak.
Sementara, lajur 2 dan 3 untuk kendaraan menuju simpang Gadog.
Baca Juga: Bikin Pusing! Warga Tanah Abang Keluhkan Rekayasa Lalu Lintas, Ini Penyebabnya
Dengan sistem 2-1, kendaraan bisa melintas di dua arah sepanjang waktu.
"Jika dalam rekayasa lalu lintas buka tutup kendaraan hanya bisa bergerak satu arah pada waktu tertentu, hanya simpang Gadog menuju Puncak atau hanya arah sebaliknya, maka pada skema optimasi lajur 2-1, kendaraan dapat bergerak dari dua arah dalam waktu bersamaan," ungkap Bambang.
"Setelah tahap uji coba sistem 2-1 dilaksanakan, nantinya akan dilakukan analisis dan evaluasi bersama-sama untuk kemudian diambil kesimpulan sejauh mana sistem 2-1 efektif diterapkan sebagai metode MRLL di kawasan Puncak," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mulai 27 Oktober, Rekayasa Lalin Pengganti Buka-Tutup Jalan ke Puncak Diuji Coba".