Find Us On Social Media :

Siapa Paling Boros? Segini Jatah Mesin Boleh Pakai di MotoGP 2019

By , Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:50
Suzuki GSX-RR milik Alex Rins dalam penanganan kru tim Suzuki Ecstar di garasi pit sirkuit Motegi pada MotoGP Jepang (GridOto.com/Fendi)

Soalnya dilihat dari jumlah mesin yang ditarik tim Aprilia, lebih banyak ketimbang pabrikan lainnya.

Sebagai contoh, Andrea Iannone menghabiskan 3 mesin, lalu dan Aleix Espargaro menghabiskan 5 mesin.

Baca Juga: Bikin Kagum, Pembalap Gaek Ini Rajanya Sirkuit Sepang, Siap Kejutkan MotoGP Malaysia 2019

Tito Rabat kena penalti di MotoGP Jepang 2019 (MotoGP.com)

Mesin itu ditarik oleh Aprilia, karena mengalami masalah sehingga tidak bisa disegel dan digunakan lagi.

Selain Aprilia, pembalap Reale Avintia Ducati yaitu Tito Rabat juga mengalami kendala, yaitu melebihi jatah mesin seharusnya.

Mestinya Tito Rabat hanya boleh menggunakan 7 mesin sepanjang satu musim MotoGP berlangsung.

Namun juara dunia Moto2 2014 ini malah sudah menggunakan 8 mesin Ducati Desmosedici GP18.

Baca Juga: Ada Apa Nih? Dorna Sport Datangi Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021

Akibat melebihi jatah mesin tersebut, Tito Rabat harus start dari pit dengan hitungan 5 detik dari para pembalap ketika sudah melakukan start.

Fakta unik lainnya, Fabio Quartararo yang seharusnya hanya mendapatkan jatah 5 mesin, kini memiliki jatah dua mesin baru.

Soalnya mesin Yamaha YZR-M1 tungagannya sebelumnya mendapat limiter 500 rpm lebih rendah, dibanding pembalap Yamaha lainnya.

Lalu sejak seri MotoGP Thailand, Yamaha sudah mengembalikan rpm mesin Quartararo layaknya mesin YZR-M1 pembalap Yamaha lainnya.