Padahal Carmelo Ezpeleta, bos Dorna yang merupakan promotor MotoGP, ingin Zarco tetap berada di MotoGP.
Johann Zarco sebut Honda RC213V menguras tenaga (instagram.com/johannzarco)
"Aku beberapa kali sudah berbicara dengan Ezpeleta, bahkan ketika aku meninggalkan KTM, dia menghormati keputusanku," pungkas Zarco.
Zarco sendiri dibantu seseorang, untuk membantunya mencari kursi di MotoGP.
"Promotor Grand Prix Perancis, Claude Michy, dia bukan manajerku, tetapi dia banyak membantu, aku percaya padanya karena dia tahu apa yang ku butuhkan," ungkapnya.
Selain itu, performa Zarco di MotoGP Valencia 2019 juga disorot akan kemampuannya menggeber motor Honda.
Zarco sendiri kurang puas start di posisi 13 pada MotoGP Valencia 2019, apalagi dirinya sempat crash saat FP3.
"Aku sedikit kecewa start di posisi 13, akibat terjatuh di FP3 dan kepercayaan diriku hilang begitu saja," lanjutnya.
"Semakin kencang kamu bersama Honda, semakin baik performa yang dihasilkan, tapi tidak mudah mendapatkan kepercayaan diri dalam waktu singkat," tambahnya.
"Untuk race hari ini aku yakin dengan Honda, karena aku percaya dengan segala kemungkinan, dengan tim yang baik, dan motor yang baik, aku pasti akan mendapatkan hasil yang baik." tutup Zarco.
Akankah Johann Zarco memiliki kesempatan bersama Honda di 2020, kita tunggu saja ya.