Makanya, perhitungkan biaya servis setelah motor kena banjir.
“Penggantian berkisar pada busi dan filter udara, plus biaya servis,” jelasnya.
Baca Juga: Street Manners: Jangan Sampai Kehilangan Nyawa, Hindari Pakai Jas Hujan Ponco Saat Naik Motor
Untuk servis sedang, tidak beda jauh dengan servis ringan.
“Hanya nambah oli saja, cuma kalau untuk motor matik agak sedikit mahal.
Karena harus mengganti bagian daleman CVT.
Makanya, untuk pemilik motor berpenggerak otomatis hindari saja lah kalau ada genangan yang cukup tinggi,” bilang Tanto.
Baca Juga: Masuk Musim Hujan, Awas Pemotor Harus Waspada Efek Aquaplaning
Nah, yang repot biaya servis setelah motor kena banjir jadi harus turun mesin karena piston pecah atau connecting rod bengkok.
“Ini harus belah mesin. Biayanya mencapai jutaan,” sebut Tanto.
Baik Tanto maupun Wedijanto menyarankan pengendara yang memang terpaksa harus melewati jalur banjir, sebaiknya mematikan motor.
“Dorong saja. Jangan dinyalakan. Ini jauh lebih aman,” sebut Tanto.
Baca Juga: Hujan di Jakarta Bikin Motor Tenggelam, Ini Kumpulan Foto dan Videonya