Bahkan Jack Miller menjadi contoh ekstrem, dimana pembalap Australia ini tidak naik kelas Moto2 dari Moto3, namun langsung loncat ke MotoGP.
Namun banyak pelaku balap mengatakan kalau kelas Moto2 masih penting untuk perjenjangan.
Baca Juga: Mumpung MotoGP Lagi Libur, Maverick Vinales Bikin Acara Spesial, Ketemuan Langsung Fanatikan
Marc Marquez diapit Fabio Quartararo dan Jack Miller di podium MotoGP Valencia 2019 (MotoGP)
"Alex Marquez dapat bergabung dengan Honda, karena dia seorang juara dunia Moto2, bukan karena dia seorang Marquez," tutur Alberto Puig, manajer balap Repsol Honda.
Hal ini juga diamini Marc Marquez, yang merasa kelas Moto2 tetap penting buat perjenjangan.
"Saya terkejut ada rasa buru-buru untuk tampil di kelas MotoGP," buka Marc Marquez yang dikutip dari Marca.com.
"Banyak pembalap yang datang tanpa membawa gelar juara, sementara saya pikir mendingan membuat peningkatan secara perlahan," imbuh Marc Marquez.
Baca Juga: Nyolong Start! Suzuki Udah Duluan Umumkan Jadwal Launching Tim di 2020, MotoGP Masih Liburan
Puig dan Marquez sendiri tidak salah, karena terbukti ada 2 pembalap juara dunia Moto2 yang bisa sukses di MotoGP.
Contoh pertama adalah Johann Zarco, juara dunia Moto2 2015-2016 yang bisa meraih 6 kali podium di MotoGP.
Contoh kedua? Tentu saja Marc Marquez, juara dunia Moto2 2012 yang meraih 6 kali juara dunia MotoGP.
Sekarang kita tunggu saja, apakah Alex Marquez bisa membuktikan performanya sebagai juara dunia Moto2 di MotoGP 2020?