Baca Juga: Tarif Baru Resmi Berlaku Hari Ini, Begini Reaksi Grab dan Gojek
Mulyono juga cerita awal mula masuk Gojek, sebelum mendaftarkan diri sebagai driver ojol, Mulyono berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan.
Katanya dia angkatan pertama bersama 20 orang yang mendaftar driver ojol saat itu.
"Waktu itu di tahun 2010 saya daftar di Gojek angkatan pertama 20 driver waktu itu," cerita Mulyono.
Pada awal kehadiran Gojek di Indonesia, Mulyono mengaku sering mengantarkan Mendikbud Nadiem Makarim yang dulu Bos Gojek itu.
Baca Juga: Dapat Lampu Hijau dari Menteri Perhubungan, Gojek dan Blue Bird Siap Pakai Motor Listrik
Kata Mulyono, Nadiem memang lebih suka naik motor dibanding naik mobil ketika itu.
"Kebetulan Pak Nadiem ini orangnya memang nggak suka naik mobil tapi lebih suka naik motor. Mungkin pikirannya lebih cepat naik motor," tutur Mulyono.
Kata Mulyono, Nadiem Makarim merupakan sosok yang paling berjasa di hidupnya.
"Karena dari seorang Nadiem Makarim, saya dikasih peluang, dikasih pekerjaan tambahan waktu itu, mungkin kalau saya ngak kenal Nadiem Makarim, sampai sekarang saya masih opang," aku Mulyono.
Baca Juga: Hore! Driver Ojol Grab dan GoJek Akan Dapat Honda PCX Electric Dari Pemerintah
Mulyono pun berterimakasih pada Nadiem karena telah membuka lapangan pekerjaan di Gojek.
Tak hanya itu, Mulyono juga berpesan agar Nadiem tetap jadi seorang yang ia kenal pada 2010 silam.