Find Us On Social Media :

Tidak Hanya Driver Ojol, Gaji Pembalap MotoGP Juga Turun Drastis Akibat Virus Corona

By , Senin, 13 April 2020 | 07:15
Aleix Espargaro berkata kalau pembalap favoritnya bukanlah Valentino Rossi ataupun Marc Marquez. (www.motogp.com)

Bos tim Aprilia Massimo Rivola juga mengaku, kalau melakukan perampingan di dalam tim untuk meminimalisir pengeluaran.

Baca Juga: Kebangetan, Murid Valentino Rossi Gak Anggap Gurunya di MotoGP Virtual Race Kedua, Malah Waspadai 4 Orang Ini

Massimo Rivola (ketiga dari kanan) bos tim Aprilia Racing Team Gresini dukung sepenuhnya Andrea Iannone bisa balapan bersama Aprilia di MotoGP (Aprilia)

"Di situasi sekarang, kami belum melihat akhir dari terowongan gelap ini dan prediksinya cukup kritis," ungkap Rivola dilansir dari Paddock-GP.com.

"Akan menjadi kesalahan ketika cuma memikirkan performa motor. Kami harus berpikir soal situasi di dunia," yakin Rivola.

Rivola juga bilang kalau Aprilia menyiapkan strategi penghematan biaya, jika MotoGP 2020 bakalan berlanjut.

"Ada seribu cara melakukannya. Contohnya, kau bisa memakai 1 motor saja per pembalap. Atau kau bisa membatasi kilometernya, karena biaya per kilometer cukup berpengaruh," imbuhnya.

Baca Juga: Dua Dekade Lamanya di MotoGP, Valentino Rossi Punya Kenangan Paling Membekas, Nih 3 Kemenangan Paling Berkesan

Rivola mengambil contoh balapan motor lain, yang hanya memakai 1 motor per pembalap.

"Misalnya dari tahun 2012 hanya ada 1 motor saja per pembalap di World Superbike," jelasnya.

Ini berbeda dengan MotoGP, yang menyediakan dua motor untuk satu musim balapnya.

Diharapkan strategi ini akan berpengaruh pada efisiensi dana balap untuk satu musim.

Duh, semoga pandemi virus Corona segera berakhir ya!