Karena motor ini usianya sudah 28 tahun, part orisinilnya jelas sulit ditemukan.
"Kesulitan tentu dari ketersediaan part-part originalnya. Karena ini kan motor CBU, otomatis partnya beberapa juga impor," aku Tole.
Baca Juga: #NgoprekSantuy Setelah Cuci Motor Sendiri di Rumah, Begini Tips Mengeringkan Body Motor yang Benar
Knalpot aftermarket ala 2 tak. (Tole Motorworks)
"Nah saya akalin dengan penggunaan part aftermarket deh beberapa," jawab Tole.
Yang pasti, hasilnya benar-benar cakep, karena Honda Dio ZX punya desain ala jetski yang populer di era 90an.
Tole dan Rio juga memodifikasi beberapa komponen, biar tampilannya makin segar.
"Kalau kaki-kaki yang kita peleknya pakai aftermarket, bannya pakai Maxxiss ukuran 90/90 ring 10 depan belakang," jelasnya.
Mesin bawaan 50 cc 2-tak sendiri tidak banyak dirubah, namun beberapa komponen diganti.
"Biar kelihatan sedikit racing look, saya pasangin air filter UNI mas. Hehe," pungkas Tole.
Keren kan hasilnya, trend restorasi dan modifikasi motor matic era 90an sendiri lagi populer di Thailand.
Bisa jadi, trend ini bakalan booming nanti di Indonesia!