Find Us On Social Media :

Heboh Busi Motor Balap Dipakai Harian, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Jebol

By , Jumat, 15 Mei 2020 | 21:10
Model-model busi dari NGK (MOTOR Plus)

"Dimana Gold Paladium atau emas adalah penghantar listrik yang paling bagus," lanjutnya.

Motor balap membutuhkan busi, yang bisa memercikan api yang lebih besar.

Baca Juga: Baru Tahu Nih, Ternyata Kerak dan Tumpukan Karbon Bisa Dibersihkan Busi Itu Sendiri, Begini Cara Kerjanya

Busi Racing Competition atau busi motor balap NGK (NGK Busi Indonesia)

Namun harus diingat, penggunaan busi itu harus sesuai dengan ubahan di mesin bro.

Mesin untuk motor balap, dimodifikasi untuk menghasilkan tenaga sebesar-besarnya.

Makanya busi yang dipakai motor balap, malah tidak awet karena beberapa alasan.

"Busi dengan elektroda Gold Paladium atau emas itu cepat habis. Pada balap motor saja paling satu atau dua race saja sudah ada tanda-tanda harus diganti," wanti Diko.

Baca Juga: Sering Bersihkan Busi Pakai Amplas dan Bensin? Ini Dia Faktanya Bro

Sedangkan mesin untuk motor harian, dibuat untuk mengoptimalkan konsumsi BBM serta durabilitas alias daya tahan.

Jadi untuk besi, memang sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan mesin yang digunakan.

Kalau buat harian sih tidak perlu busi racing, yang harganya bisa mencapai Rp 600 ribu lebih.

Untuk busi NGK, Diko menyarankan beberapa tipe seperti G-Power atau Iridium VX.