"Tetapi yang terpenting Dani Pedrosa dan Valentino Rossi," bilang pembalap dengan nomor start 93 itu.
"Adalah orang-orang yang menang ketika mereka masih muda dan aku coba meniru," kata juara dunia MotoGP 2019 ini.
Baca Juga: Paling Lambat Juli, Kepastian Valentino Rossi Jadi Bersama di Petronas Yamaha SRT Musim Depan
Selain itu, Marc Marquez juga soroti pendapat orang soal dirinya yang dianggap enggak mampu taklukkan motor selain Honda.
Banyak dari mereka beranggapan kalau Marc Marquez hanya sebagai 'jagoan kandang'.
"Aku selalu bilang dengan jelas, ada dua Honda atau dua motor yang identik dengan motor Honda," bebernya.
"Yang dikendarai rekan setim saya dan Cal Crutchlow," aku Marc Marquez.
Baca Juga: Blak-blakan, Manajer Marc Marquez Ungkap Alasan Honda Perpanjang Kontrak Sampai 4 Tahun
Marc Marquez pun blak-blakan sebenarnya ia nyaman dan bahagia dimana pun keberadaannya.
"Kalau aku merasa bahagia dan segalanya berjalan baik, mengapa harus berubah?" kata dia.
"Aku tak perlu motivasi tambahan," pungkas Marc Marquez.
Dengan kontrak eksklusif bersama Honda hingga 4 musim.
Setidaknya Marc Marquez tidak perlu berpikir untuk mencari motivasi tambahan atau pindah ke pabrikan lain hingga akhir musim 2024.