Find Us On Social Media :

Mengaku Ikhlas dan Enggak Dendam, Pemilik Bengkel Tetap Bayar Tagihan Listrik Sampai Rp 20 Juta, Ternyata Ada Masalah di Sini

By , Jumat, 12 Juni 2020 | 07:40
Ilustrasi tagihan listrik. (Dok. MOTOR Plus Online)

"Iya tetap bayar saja, dan diberi waktu mencicil enam bulan," kata Teguh dikutip dari Kompas.com.

Teguh ikhlas membayar tagihan yang melonjak sebanyak 20 kali lipat dari biasanya.

Baca Juga: Kasus Motor Listrik Rakitan Terbakar Akibat Charge Baterai, Pencegahannya Mudah Banget

"Saya sudah ikhlas mas, tidak ada dendam sama sekali di hati saya, ikhlas demi kebaikan bersama," kata dia.

Meski begitu, ia berharap kasus ini jadi pembelajaran bagi PLN soal tagihan listrik.

Supaya lonjakan tagihan listrik enggak dialami warga lain.

Ternyata, ada alasan di balik melonjaknya tarif listik pemilik bengkel itu.

Baca Juga: Asyik, Bikers Bisa Dapat Token Listrik Gratis dari PLN, Begini Caranya

Belakangan terungkap tagihan itu membengkak karena kapasitor di bengkel itu rusak.

Kapasitor itu membuat daya reaktif terus berjalan dan menyebabkan tagihan membengkak.

Hal itu disampaikan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang Raya, M Eryan Saputra.

"Karena kapasitor itu fungsinya untuk menstabilkan tegangan daya reakif yang ditimbulkan oleh mesin-mesin yang digunakan di bengkel tersebut," ungkapnya.

Baca Juga: Sempat Heboh, Lelang Motor Listrik Jokowi Digelar Lagi, Pemenang Diumumkan Hari ini